Waspada, Tiap Hari Ada Penumpang Pesawat Positif Covid-19

ILUSTRASI/NET

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Kasus penularan Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus bertambah. Sebagai langkah antisipasi, salah satunya diberlakukan tes antigen secara acak di terminal kedatangan Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng Falery Tuwan menyampaikan, puluhan penumpang pesawat terbang di terminal kedatangan Bandara Tjilik Riwut terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan antigen selama Februari. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara acak kepada penumpang kedatangan dari Surabaya maupun Jakarta.
“Setiap hari kami mengecek secara acak. Misalnya 100 penumpang diambil 10 orang secara acak. Kami berhasil mengumpulkan data-data, hasilnya setiap penerbangan itu selalu ada saja yang terdapat positif, padahal mereka sudah cek juga di awal berangkat, mungkin juga pada saat di bandara, karena virus terakhir ini sangat cepat menularnya,” kata Falery, Selasa (1/3).
Perkiraan mereka kenapa positif, kemungkinan tertularnya saat di perjalanan sehingga waktu dicek antigen di terminal kedatangan hasilnya positif. Kemudian mereka yang hasil tes antigennya positif, akan ditangani lebih lanjut, dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus untuk dilanjutkan dengan tes PCR. Apabila hasil PCR positif, isolasi mandiri diatur masing-masing namun tetap dipantau.
Sementara itu, lanjut Falery, sebenarnya penumpang pesawat sebelum melakukan perjalanan sudah melakukan pemeriksaan di titik awal keberangkatan menuju Palangka Raya. Namun, kebijakan pemerintah pusat berkaitan dengan perkiraan terjadi lonjakan Covid-19 pada Februari sehingga perlu diantisipasi.
Seperti diketahui, pemeriksaan antigen acak terhadap penumpang pesawat merupakan tindak lanjut dari Instruksi Mendagri terkait PPKM Level 3 di masing-masing provinsi, termasuk di Kalteng. Instruksi Mendagri itu dikeluarkan setiap 14 hari berkaitan dengan level PPKM di masing-masing daerah dalam hal ini terkait dengan provinsi dengan perkembangan penularan Covid-19 dan capaian vaksinasi.
Kemudian pemerintah provinsi menindaklanjuti Instruksi Mendagri tersebut dengan membuat Surat Edaran dari Gubernur Kalteng. Isinya untuk pengontrolan lebih ketat lagi di masing-masing daerah berkaitan dengan lonjakan virus Covid-19 yang diperkirakan terjadi awal Februari dari prediksi para pakar di tingkat pusat.
“Kita sudah mengantisipasinya di daerah kita, makanya itu diberlakukan pengetatan di bandara sejak 7 Februari sampai 27 Februari. Tes acak terhadap penumpang di terminal kedatangan Bandara Tjilik Riwut ini kembali berlanjut Maret sampai 14 hari ke depan, karena daerah yang PPKM Level 3 di Kalteng ini terus bertambah berdasarkan penilaian dari pusat,” imbuh Falery. yml

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.