Jasad Wanita Ditemukan di Kebun Singkong

ISTIMEWA VISUM - Tim medis ketika melakukan visum terhadap korban, Ansah (63).

SAMPIT – Nasib malang dialami seorang wanita yang telah lanjut usia ini. Ia ditemukan meninggal dunia di kebun singkong Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (28/2), tidak jauh dari rumahnya sendiri.
“Benar, korban bernama Ansah wanita berusia 63 tahun, kesehariannya sebagai petani, ” kata Kapolsek Cempaga Iptu Bambang Priyanto, Selasa (1/3). Menurutnya, sebelum ditemukan meninggal dunia, pada pukul 08.00 WIB korban pamit kepada keluarganya, Julpah (18) dan Noman, untuk pergi ke kebun singkong tak jauh dari rumahnya.
Korban yang biasa pulang pada siang hari, hingga sore pukul 16.00 WIB belum juga kembali. Keluarganya memutuskan mencari korban ke kebun. Ketika ditemukan, ternyata korban telah terbaring diantara semak dengan kondisi sudah tak bernyawa. “Kami langsung mengevakuasi ke Puskesmas Cempaga. Dokter mengatakan, hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, hanya ada bekas gigitan binatang di bagian pipi sebelah kanan. Korban meninggal diperkirakan 6 jam sebelum ditemukan,” ungkapnya.
Diketahui wanita itu memiliki riwayat darah tinggi. Dalam kasus ini pihak keluarga menolak jasad korban untuk diautopsi, karena menganggap ini sebagai musibah. “Apabila ada yang menyebut bahwa korban meninggal karena digigit ular, itu tidak benar. Pasalnya korban meninggal terlebih dahulu, baru digigit binatang,” pungkasnya. c-prs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.