Hukrim  

Diserang Orang Tak Dikenal, Heru Tewas Mengenaskan

TABENGAN/YULIANSYAH TKP – Polisi menunjukan tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di atas Jembatan Mantangai, dengan kondisi tampak masih ada sisa darah korban.

KUALA KAPUAS/TABENGAN.COM- Suheri Wahyudi alias Heru (25), warga Jalan Barito Blok C RT 03 Desa Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai, Kapuas, tewas mengenaskan dibunuh orang tak dikenal. Saat asyik duduk santai di lokasi pagar jembatan Sei Mantangai, Desa Mantangai Tengah, tiba-tiba didatangi sekelompok orang.
Mereka tanpa banyak bicara langsung menganiaya dirinya dengan senjata tajam. Korban mendapatkan beberapa luka robek di perut sebelah kanan dan usus terburai, hidung patah, mata lebam, gigi atas patah dan luka robek di bagian dahi. Heru pun tewas di tempat kejadian.
Kejadian berlangsung pada Minggu (27/2) sekitat pukul 23.50 WIB. Korban bersama beberapa anak saat itu nongkrong di lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, datang sekelompok orang tiba-tiba menghampiri dirinya dan para saksi lainya.
Dari keterengan para saksi, sempat terjadi adu mulut antara korban dan sekelompok pemuda tersebut. Melihat situasi itu, karena masih dibawah umur para saksi berusaha menghindar dan pergi meninggalkan lokasi. Karena penasaran, beberapa saat kemudian para saksi datang kembali ke lokasi, namun sudah mendapatkan korban dalam posisinya terlentang penuh bersimbah darah dengan mengalami luka-luka hingga usus perutnya terburai.
Melihat hal tersebut, para saksi langsung melaporkan hal ini ke pihak aparat Polsek Mantangai. Aparat kemudian membawa korban ke Puskesmas, namun korban tidak tertolong karena sudah meninggal dunia.
Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono melalui Kapolsek Mantangai AKP Fri Mayedi membenarkan akan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korban Heru Wahyudi meninggal dunia. “Kasus ini sudah kita tangani, dan saat ini dalam penyelidilan kita guna mengetahui apa motif dan siapa pelaku yang melakukan hingga tewasnya korban,” katanya. c-yul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.