Hukrim  

Pencurian Alat PDAM, 1 Diamankan, 3 DPO

TABENGAN/SUSENO PENCURIAN - Aparat Polres Katingan menunjukan pompa sedot air yang gagal dicuri para pelaku.   

KASONGAN/TABENGAN.COM –  PDAM Katingan kehilangan satu unit pompa intake atau pompa sedot air baku yang diduga telah dicuri.  Polres Katingan melalui Jatanras berhasil mengamankan satu orang pelaku, sedangkan tiga lainnya masih DPO (Daftar Pencarian Orang).

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo melalui Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono, Sabtu (26/2), menuturkan kronologi pencurian 1 unit pompa intake atau pompa sedot air baku milik PDAM Katingan. Alat itu ditaruh di depan halaman kantor PDAM.

“Setelah ada laporan pihak PDAM, anggota langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku di Kalimantan Selatan. Terduga pelaku ini warga Kasongan,” kata AKP Eko.   Terduga pelaku berhasil diamankan atas kerja sama Jatanras Polres Katingan di-back up Jatanras Polres Banjarbaru, di wilayah hukum Polres Banjarbaru, Polda Kalimantan Selatan, Jumat (18/2).

Pelaku yang diamankan berinisial DYT (43). Sedangkan tiga orang yang masih DPO, yakni MMK, SPI dan GLN.  Dikatakan AKP Eko, pencurian berlangsung dua kali. Pertama pada Kamis (3/2) sekira dini hari, dua unit pompa sedot air baku milik pihak PDAM Katingan  ditaruh di depan halaman kantor PDAM, tersisa satu karena satunya diambil pencuri.

Kemudian pada Rabu (9/2) sekira pukul 01.00 WIB, para pelaku kembali beraksi untuk mengambil pompa sedot air yang masih ada satu di halaman kantor PDAM. Saat barang tersebut dinaikkan oleh para pelaku ke dalam gerobak kayu yang dikaitkan dengan kendaraan roda dua, mereka kepergok.

“Satu meter dari tempat asal barang berpindah, aksi para pelaku diketahui oleh penjaga malam sehingga para pelaku melarikan diri dengan meninggalkan barang curian serta barang milik para pelaku seperti gerobak dan kendaraan roda dua,” kata AKP Eko.

Saat itu semua barang yang tertinggal berhasil diamankan warga sekitar. Atas kejadian pada Kamis (3/2), pihak PDAM Katingan mengalami kerugian materiil sebesar Rp.148.000.000.

Pelaku DYT saat diinterogasi,  mengakui telah melakukan pencurian satu unit pompa sedot air milik PDAM. “Terduga pelaku DYT mengakui bahwa dirinya telah melakukan aksi pencurian pada Rabu (9/2) sekira pukul 01.00 WIB, bersama-sama dengan terduga pelaku lainnya yang masih DPO. Sedangkan aksi pencurian yang pertama pada Kamis (3/2), pelaku DYT tidak ikut namun mengetahui bahwa yang melakukan adalah MMK, SPI dan GLN,” ungkap AKP Eko.

Terduga pelaku DYT kini diamankan di Polsek Katingan Hilir untuk diproses sidik lebih lanjut.  Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku, Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUH Pidana.  “Kita terus melakukan lidik lebih lanjut untuk para pelaku yang masih DPO,” tegas AKP Eko.  c-sus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.