Pasien Isoman Bisa Gunakan Telemedisin

Suyuti Syamsul
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Selain pasien konfirmasi positif Covid-19 rawat inap, pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) juga mendapatkan obat dengan memanfaatkan layanan telemedisin baik yang positif dari hasil pemeriksaan tes PCR maupun antigen.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul menyampaikan, kalau masyarakat mau memilih isoman, perlu dari perangkat pemerintah sampai tingkat RT harus membantu mengawasi, supaya orangnya bisa melaksanakan isoman secara disiplin dan itu dipantau oleh petugas Puskesmas.
“Sistem sekarang lebih bagus, kalau dia membutuhkan obat bisa menghubungi beberapa aplikasi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan seperti Halodokter dan ada banyak lagi. Sekarang kita lebih siap hadapi Covid,” kata Suyuti, Jumat (18/2).
Isoman tidak seperti sebelumnya, aturan terbaru dari Kemenkes setelah 5 hari isoman pertama dites antigen lagi, apabila negatif maka sudah boleh beraktivitas kembali. Tapi kalau masih positif hasilnya, lanjut isolasi lagi 5 hari berikutnya, setelah itu boleh kembali beraktivitas.
Menurut Suyuti, siap hadapi segala hal termasuk varian baru, namun minta masyarakat mendukung dengan protokol kesehatan. Tidak mungkin mengawasi masyarakat setiap saat, perlu disertai dengan kesadaran. Kalau memang tidak bisa lagi menerapkan prokes 5 M, maka cuci tangan, pakai masker dan tidak berkerumun sudah cukup.
Dikutip dari website milik Kemenkes RI, sasaran layanan telemedisin isoman diperluas dari yang sebelumnya hanya digunakan untuk pasien yang hasil tes PCR positif, kini layanan konsultasi dokter dan pengiriman paket obat gratis ini bisa digunakan pasien dengan hasil pemeriksaan RDT antigen positif Covid-19.
“Kami menambahkan fitur lain di layanan telemedisin, kita juga akan meng-cover pasien yang melakukan tes lab antigen yang positif,” kata Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji, di Jakarta, Rabu (16/2).
Untuk mendapatkan layanan ini, pasien harus melakukan pemeriksaan RDT-antigen di faskes atau laboratorium yang terafiliasi dengan sistem NAR Kemenkes. Jika hasil RDT-antigen positif, faskes dan lab pemeriksa harus menginput hasilnya ke NAR Antigen Kemenkes.
Selanjutnya, pasien otomatis akan mendapatkan WA Konfirmasi. Namun apabila tidak mendapatkan WA, pasien bisa cek NIK secara manual di https://isoman.kemkes.go.id/. WA konfirmasi tersebut bisa digunakan untuk konsultasi dokter dan menebus pakai obat gratis. yml/net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.