Angkut Log Kayu Tidak Direkomendasikann di Jalan Umum

Istimewa TIDAK DIREKOMENDASIKAN -Truk angkut kayu diduga menggunakan jalan Negara di Kabupaten Katingan. InsetKepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulindra Dedy dan etua Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Organisasi Masyarakat Nusantara (DPD JOMAN) Kalimantan Tengah, Hendra Jaya Pratama

DPD JOMAN: Jalan Negara Rusak Dilintasi Truk Kayu Log di Katingan
PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Yulindra Dedy angkat bicara terkait adanya angkutan kayu log yang menggunakan jalan umum.
Yulindra menegaskan, Dishub Kalteng berbicara sebatas masalah transportasi, di luar itu menjadi kewenangan instansi terkait. Silakan untuk dilakukan konfirmasi.
Apabila memang benar ada informasi kendaraan pengangkut log menggunakan jalan umum, tegas Yulindra, hal pertama yang akan dilakukan adalah menggali kebenarannya. Di mana lokasinya dan jalan apa yang digunakan. Bagi Dishub Kalteng penggunaan jalan umum untuk mengangkut log kayu tidak direkomendasikan.
Namun demikian, lanjut Yulindra, atas informasi yang disampaikan tentu sangat diapresiasi. Informasi tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mendapatkan kepastian. Apakah benar ada angkutan log yang menggunakan jalan umum. Sebab, selama ini tidak ada rekomendasi yang diberikan Dishub Kalteng terkait penggunaan jalan umum untuk angkutan log.
“Berkenaan dengan masalah perusahaan itu sendiri, menjadi kewenangan dinas terkait. Kembali saya sampaikan bahwa dari Dishub Kalteng tidak akan merekomendasikan penggunaan jalan umum untuk mengangkut log kayu,” kata Yulindra, saat dikonfirmasi, Kamis (17/2/2022).
Yulindra menambahkan, adanya informasi ini akan segera dikomunikasikan dengan pihak pemerintah kabupaten setempat. Tentu saja untuk memastikan kebenarannya. Apabila memang benar, maka akan ada langkah ke depan yang ditempuh pemerintah. Sekarang masih dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan pemerintah setempat.
Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Organisasi Masyarakat Nusantara (DPD JOMAN) Kalimantan Tengah, Hendra Jaya Pratama, mengharapkan kepada pemerintah serta instansi terkait bisa menyingkapi informasi ini. Kayu-kayu Loq tersebut diduga berasal dari wilayah sekitar pertambangan batu bara sekitar belakang Desa Tumbang Marak.
“Saya tegaskan agar pihak-pihak terkait bisa menyingkapi hal ini, dan mengambil tindakan kepada para pengusaha yang tidak memperhatikan keadaan sosial masyaakat disekitarnya,” kata Hendra.
Hendra menambahkan, bahwa kondisi jalan yang dilalui truk membawa kayu Loq tersebut, sedang dalam perbaikan oleh pihak pemborong Pemerintah. Akibat tonase beban yang melebihi standar jalan ruas Desa Penda Asem, Katingan, dapat merusak jalan yang sedang diperbaiki.
Untuk menjaga hal – hal yang tidak diinginkan, pemerintah daerah segera bentuk tim untuk cek lapangan dan menjumpai para kades dan masyarakat.
Menurut Hendra di lokasi lain juga terlihat kawasan Tumbang Hagei, Tumbang Marak, Tumbang Kalemei, Rantau Asem, Batu Badinding yang dilintasi truk-truk perusahaan berada di wilayah Kecamatam Katingan Tengah Kabupaten Katingan, dimana jalan tersebut merupakan jalan negara.ded/dor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.