Dexlite Naik, Harga Bahan Bangunan Naik 2 Persen?

TABENGAN/DANIEL Ani saat melayani konsumen. Opik, pelaku usaha jasa angkutan.

+Jasa Angkutan Pertimbangkan Naikkan Upah Angkut
PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Dampak kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite dan Pertamina Dex, menyebabkan harga bahan-bahan bangunan di Kota Palangka Raya juga mengalami kenaikan.
Ani, pelaku usaha bahan-bahan bangunan yang sehari-harinya menjalankan usaha di Jalan Adonis Samad, mengaku mendapat instruksi dari produsen bahan bangunan sesaat dirilisnya kebijakan tersebut, Rabu (16/2).
Dia mengaku sempat kaget dengan kabar tersebut. Pasalnya, kenaikan harga bahan bangunan sedikitnya sekitar 2 persen untuk seluruh item bahan bangunan.
Sementara bagi pelaku usaha jasa angkut barang truk dump, seperti bernama Opik, salah satu pelaku usaha jasa angkut barang, mengaku belum ada kesepakatan dengan pelaku usaha jasa angkut barang yang lain.
Opik menjelaskan, satu kali rate angkut pasir uruk dengan volumen 1 dump dihargai Rp250.000. Sedangkan untuk pasir pasang dan batako 1 dump seharga Rp750.000.
“Untuk 1 kali rate angkut pasir uruk, rinciannya beli itu Rp100 ribu, minyaknya Rp100 ribu. Upah Rp50 ribu. Kalau kita naikkan duluan, langganan lari,” bebernya.
Sebagaimana diketahui, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Sebagaimana disebutkan Comrel Region VI Pertamina Susanto August Satria kepada Tabengan, Selasa (15/2), di wilayah Kalimantan Tengah BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penyesuaian dengan rincian Rp13.750 untuk Pertamax turbo, Rp12.400 untuk Dexlite, Rp13.450 untuk Pertamina Dex. dsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.