PEMILU SERENTAK 2024-KPU Kalteng Anggarkan Rp87 M untuk Pilgub

TABENGAN/DEDY PELUNCURAN- Ketua KPU Kalteng Harmain memberikan sambutan pada kegiatan peluncuran Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, Senin (14/2).
PELUNCURAN- Ketua KPU Kalteng Harmain dan Pj Sekretaris Daerah Kalteng Nuryakin bersama jajaran Komisioner KPU Kalteng dan perwakilan instansi foto bersama usai mengikuti launching Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, Senin (14/2).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melakukan launching atau peluncuran secara resmi Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak Tahun 2024, Senin (14/2). Launching yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh seluruh KPU di Indonesia, termasuk KPU Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua KPU Kalteng Harmain mengatakan, hasil rapat yang dilakukan antara KPU RI dengan pemerintah dan DPR RI, ditetapkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) yang terdiri atas Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota ditetapkan pada 14 Februari 2024.
Sementara itu, lanjut Harmain, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang terdiri atas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati ditetapkan pada 27 November 2024. Atas penetapan itu, pada Juni dan Juli 2021 ini tahapan perencanaan.
Pada Agustus 2024, kata Harmain, verifikasi bagi para partai politik peserta Pemilu. Bagi partai yang sudah memiliki kursi di parlemen, maka hanya dilakukan verifikasi administrasi. Sementara bagi partai politik yang belum memiliki kursi, dan juga partai baru akan dilakukan verifikasi administrasi, dan verifikasi faktual. Pendaftaran peserta Pemilu di KPU RI, maka berkas akan langsung dikrim KPU RI ke daerah untuk segera dilakukan verifikasi.
Harmain menerangkan, untuk Pilkada yang ditetapkan pada 27 November 2024, KPU Kalteng sudah melakukan sejumlah agenda, salah satunya anggaran untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalteng. Anggaran yang diajukan ke pemerintah provinsi untuk melaksanakan Pilgub Kalteng adalah senilai Rp87 miliar.
“Jumlah ini tentu jauh lebih kecil dibandingkan dengan Pilgub sebelumnya. Mengapa demikian, Pilgub tahun sebelumnya seluruh anggaran ditanggung oleh pemerintah provinsi, minus Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Artinya KPU Kalteng harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Pilgub di 12 kabupaten dan 1 kota. Sementara untuk tahun 2024, semua daerah di Kalteng akan melaksanakan Pilkada, sehingga kabupaten dan kota juga turut mengalokasikan anggaran dalam pelaksanaan Pilgub nantinya,” jelas Harmain, usai acara launching.
Anggaran Pilgub Rp87 miliar itu, papar Harmain, untuk keseluruhan tahapan Pilgub Kalteng dan juga alat pelindung diri. Ini artinya, dana untuk pelaksanaan Pilgub sudah siap dan tidak ada masalah, tinggal diatur dalam peraturan daerah (Perda).
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kalteng Nuryakin membenarkan, anggaran yang diajukan senilai Rp87 miliar. Sejauh ini baru KPU Kalteng yang mengajukan anggaran untuk pelaksanaan Pilgub Kalteng. Sementara lembaga lainnya, seperti Badan Pengawas Pemilihan Umum  (Bawaslu) Kalteng, dan juga untuk keamanan masih belum diajukan. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.