Pemerintah Harus Hadir Atasi Masalah Minyak Goreng

Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM Penyamaan harga minyak goreng yang dilakukan Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi menyisakan persoalan baru. Harga yang ditetapkan memang menjadikan minyak goreng menjadi murah, namun di sisi lain ketersediaan minyak goreng menjadi masalah.

Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang turut memberikan pandangannya terkait dengan masalah minyak goreng. Pemerintah diharapkan hadir dalam mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng, pasca-ditetapkannya harga baru sejumlah jenis minyak goreng.

Menurut Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini, murahnya harga minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan harus diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebabnya. Apakah memang benar terjadi penimbunan, atau ada hal lain. Tindakan refresif tidaklah cukup dalam mengatasi permasalahan ketersediaan minyak goreng.

“Pemerintah tidak semata hadir, tapi juga memberikan solusi, mengapa ketika harga minya goreng turun justru terjadi kelangkaan. Solusi yang diberikan itu harapan masyarakat, sehingga tidak terjadi masalah atas ketersediaan stok minyak goreng. Tugas pemerintahlah dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi sekarang ini. Ada solusi menjadi bukti pemerintah hadir bagi masyarakatnya,” kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng ini, berkenaan dengan kelangkaan minyak goreng, Rabu (8/2), via WhatsApp.

Teras melanjutkan, Kalteng menjadi salah satu pemilik perkebunan kelapa sawit yang cukup banyak. Artinya, Kalteng menjadi salah satu pemasok minyak untuk dijadikan minyak goreng. Harapan besar, pemerintah dapat segera menyelesaikan masalah ini. Kondisi yang dihadapi sekarang ini, perlu kepedulian bersama dalam menyikapinya.

Teras mengungkapkan, sekarang yang  dapat dilakukan adalah menunggu langkah pemerintah untuk menyelesaikannya. Pemerintah dapat bekerja sama dengan para pengusaha kelapa sawit, guna mengatasi permasalahan minyak goreng yang terjadi di Kalteng sekarang ini. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.