Asyik Ngrujak, 6 Ibu Keracunan Buah Ketatau

69
korban keracunan buah
Kapolsek Sabangau Ipda Yusuf Priyo saat melihat kondisi Imur, korban keracunan buah ketatau.

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Diduga mengonsumsi buah hutan lokal bernama ketatau, sebanyak 6 orang ibu-ibu di Kelurahan Danau Tundai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami keracunan, Sabtu (31/3) siang.

Insiden itu bermula ketika Imur, Ida, Rudiana, Darsih, Asep, dan Sika sedang berkumpul untuk makan pencok (rujak) buah. Kala itu, mereka pun turut memakan buah ketatau.

Seusai memakan buah tersebut, reaksi mulai muncul pada siang harinya. Keenam wanita ini merasakan mual dan muntah. Hingga akhirnya dibawa ke IGD RSUD dr Doris Sylvanus. Setibanya di IGD, keenam korban segera mendapatkan pertolongan medis.

“Lima korban sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan saudari Imur masih menjalani rawat inap karena memiliki riwayat penyakit maag,” ucap Kapolsek Sabangau Ipda Yusuf Priyo, Minggu (1/4) siang.

Dijelaskan, buah ketatau yang dikonsumsi oleh korban sebenarnya bisa dimakan asal diproses terlebih dulu, seperti direbus.

“Buah ini memang biasa dibuat keripik, namun diproses dengan direbus terlebih dulu, baru digoreng,” jelasnya. fwa

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here