HUKUM  

Kurir 755 Gram Sabu Dituntut 12 Tahun Penjara

Ilustrasi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Wijaya Kurniawan selaku terdakwa perkara narkotika terancam pidana penjara cukup lama dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (19/1).

“Pidana penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp3 miliar subsider 3  bulan penjara,” kata JPU.

Wijaya menjadi terdakwa lantaran polisi menangkapnya dengan barang bukti 755 gram sabu yang hendak dijual lagi.

Perkara berawal ketika Wijaya mendapat telepon dari Deddy Adrian yang menyuruhnya mengambil dan menyimpan sabu dengan upah Rp10 juta, Sabtu (7/8/2021). Esok harinya Wijaya ditelepon orang suruhan Deddy yang memerintahkan mengambil sabu di halaman sebuah kos Jalan Panglima Tampei.

Sesuai arahan, Wijaya datang ke lokasi dan mengambil sabu yang disembunyikan dalam bungkusan plastik lalu membawanya pulang ke kosnya di Jalan Bukit Keminting.

Deddy kemudian menelepon Wijaya lagi pada Senin (9/8/2021). Wijaya mengaku takut menyimpan sabu sebanyak itu, sehingga Deddy menyuruhnya menyewa kos lain khusus untuk menyimpan sabu.

Beberapa hari kemudian, Wijaya bertemu Jepriansyah alias Jepri di Jalan Seriti III lalu menawarkannya sabu tersebut karena sedang memerlukan uang untuk membayar BPJS orang tuanya. Jepri kemudian menelpon Wijaya karena ada orang yang mencari 50 gram sabu seharga Rp50 juta. Wijaya bergegas pergi mengambil sabu dari kos lalu membaginya menjadi 8 paket. Sebanyak 1 paket dia letakan di bawah pohon Jalan Podang lalu menghubungi Jepri dan menyuruhnya mengambil sabu tersebut.

Ternyata Jepri masuk dalam jebakan karena bukan pembeli yang datang melainkan Tim Ditresnarkoba Polda Kalteng. Berdasarkan keterangan Jepri, polisi menciduk Wijaya di kosnya. Saat interogasi, Wijaya mengaku bahwa masih menyimpan sabu pada lokasi kos yang berbeda.

Dari hasil penggeledahan, polisi mendapatkan total 8 paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 755 gram atau berat bersih 747,16 gram. Wijaya akhirnya terjerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. dre

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.