“Saya Copot Kepala SOPD Tidak Sejalan”

Bupati Pulang Pisau (Pulpis) Pudjirustaty Narang

PULANG PISAU/TABENGAN.COMBupati Pulang Pisau (Pulpis) Pudjirustaty Narang mengancam akan mencopot jabatan Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang tidak memikirkan pembangunan daerah dan hanya mementingkan kepentingan pribadi.

Peringatan keras Bupati Pulpis ini disampaikan langsung kepada seluruh Kepala SOPD, Sekretaris dan pejabat SOPD setempat, yang hadir pada Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten Pulpis Triwulan IV Tahun Anggaran 2021, di Aula Bappedalitbang Pulpis, Selasa (11/1/2022).

“Saya melihat ada beberapa SOPD yang ego memikirkan dirinya sendiri, tapi tidak ada untuk memikirkan pembangunan Pulpis. Itu yang membuat saya sedih. Sekali lagi harapan saya agar SOPD yang hadir pada hari ini, baik itu Sekretaris, ayo berpacu untuk memajukan Pulpis,” ujar Taty Narang.

Taty menegaskan, Kepala SOPD jangan merasa bangga dengan kedudukan yang ada. Dia dengan tegas akan mengevaluasi kembali siapa-siapa saja Kepala SOPD yang tidak sejalan dan tidak memikirkan untuk pembangunan daerah ini.

“Saya akan mengevaluasi, dan ada beberapa yang terpaksa, apa yang dilakukan oleh gubernur, maka akan kita lakukan, jika itu memang perlu kita lakukan. Karena ada beberapa SOPD yang terlalu ego sudah duduk, tetapi lupa dengan segala-galanya,” ucapnya.

Bupati Pulpis tidak memandang siapa pun dalam hal ini, tetapi untuk membangun Bumi Handep Hapakat. Dia akan membuktikan dalam 2 tahun ini mencari orang-orang yang memiliki kinerja bagus, tapi bukan orang-orang menganggap dirinya dekat, namun mencari orang-orang yang memiliki prestasi kerja untuk membangun daerah.

“Hilangkan ego dari masing-masing. Saya pesankan kepada Kepala SOPD, pada tahun 2022 ini adalah tantangan, apakah kita masih bisa bertahan atau tidak. Saya tidak memandang siapa pun untuk ini. Dan, saya tidak memikirkan untuk yang akan datang, tetapi yang saya pikirkan adalah sekarang. Maka, saya minta kepada SOPD yang mencampur ke dalam politik untuk berpikir 2 kali,” tegasnya.

Taty juga mengingatkan kepada SOPD jangan berpikir untuk masa yang akan datang, tapi berpikir yang masa sekarang, dan betul-betul untuk berpikir membangun daerah, serta mampu berpikir mendapatkan anggaran untuk APBD tahun 2023 mendatang. c-mye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.