Hukrim  

Kejari Pulpis Sita Tanah Tersangka Korupsi Dana Desa

TABENGAN/M YAKIN SITA – Tim dari Kejari Pulpis disaksikan aparat desa, saat melakukan sita aset berupa tanah milik tersangka korupsi di Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandi Batu, Senin (10/1). 

PULANG PISAU/TABENGAN.COM – Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejari Pulang Pisau (Pulpis) yang dipimpin Prathomo Suryo Sumaryono bersama Chabib Sholeh, melakukan penyitaan terhadap aset tanah yang dimiliki tersangka M, mantan Kepala Desa Talio Hulu, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu. Penyitaan dilakukan pada Senin (10/01), disaksikan perangkat Desa Talio Hulu.

M ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Penyidik pada 19 Desember 2021 karena diduga telah melakukan penyimpangan Dana Desa Talio Hulu tahun anggaran 2018 dan 2019 sebesar Rp 1.096.023.736, yang digunakan untuk pembuatan jalan cor beton, pembangunan lanjutan gedung pertemuan umum, pembangunan Pos Kamling, pemeliharaan jalan dan pemeliharaan jembatan.

Kajari Pulpis, Priyambudi, melalui Kasi Pidum Prathomo Suryo Sumaryono, mengatakan tujuan penyitaan untuk pengembalian kerugian negara yang ditimbulkan dari tersangka M.  “Kerugian Negara dalam kasus tindak pidana korupsi Dana Desa Talio Hulu mencapai Rp794.833.310,” kata Prathomo.

Penyitaan ditandai dengan pemasangan plang penyitaan oleh Tim Penyidik. Proses penyitaan dan pemasangan plang penyitaan tersebut dilaksanakan dengan aman dan lancar. Secara terpisah, Kajari Pulang Pisau Priyambudi menambahkan, penyitaan  untuk memastikan bahwa penanganan perkara korupsi akan membawa pengembalian kerugian keuangan Negara.  Ini merupakan wujud dari pelaksanaan kebijakan pimpinan pusat, bahwa penanganan korupsi tidak semata-mata hanya mau memenjarakan, tetapi juga mengupayakan secara maksimal adanya pengembalian kerugian keuangan Negara.  c-mye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.