Izin O2 Terancam Dicabut

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasal Pol PP) Palangka Raya Yoan Benhur Pangaribuan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Pandemi Covid-19 membuat pemerintah melakukan sejumlah kebijakan tegas, yang bertujuan menekan penyebaran virus berbahaya itu semakin luas. Langkah pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19 adalah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM itu sendiri mengatur sejumlah hal, salah satunya jam operasi usaha masyarakat.

Palangka Raya dengan jumlah angka terpapar cukup tinggi, pemerintah memberlakukan aturan dengan tegas dengan menindak sejumlah tempat usaha tetap buka di luar jam yang sudah ditetapkan. Beberapa kali ditindak, namun tetap melanggar, sehingga diambil tindakan tegas diberikan denda senilai jutaan rupiah, sampai pada ancaman penutupan usaha.

Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya mengeluarkan surat rekomendasi penutupan Tempat Hiburan Malam O2 Cafe and Sport Bar Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya. Rekomendasi penutupan tempat usaha, dan pencabutan izin operasional ini karena sudah beberapa kali melanggar, dan diberikan peringatan tapi tetap melanggar.

Tercatat, O2 Cafe and Sport Bar melakukan 3 kali pelanggaran seperti kerumunan, dan tidak menjaga jarak akibat dari jumlah pengunjung yang melebihi kapasitas. Tidak itu saja, pengunjung banyak yang tidak menggunakan masker. Terakhir tentu saja melanggar jam operasional yang sudah ditetapkan.

Teguran yang dilayangkan Satgas Covid-19 Palangka Raya sebanyak 3 kali. Teguran yang dilayangkan Satgas Covid-19 Palangka Raya diawali dengan teguran lisan pada 16 November 2021, kemudian teguran tertulis pada 10 Desember 2021. Atas pelanggaran yang dilakukan dikenakan denda administrasi senilai Rp 5 juta. Diberikan sanksi, namun masih melanggar protokol kesehatan dan jam operasional, akhirnya direkomendasikan untuk pencabutan perizinan, dan penutupan usaha.

Menyikapi surat tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasal Pol PP) Palangka Raya Yoan Benhur Pangaribuan, menyampaikan, surat rekomendasi itu memang sudah dikirimkan via whatsapp, untuk fisiknya akan menyusul kemudian hari. Namun, berdasarkan surat yang dikirimkan itu, Pol PP Palangka Raya sudah menurunkan tim untuk melakukan pengawasan, pengamatan, penelitian, dan pemeriksaan.

“Tim masih melakukan beberapa hal tersebut. Hasil yang diperoleh tim di lapangan, nantinya akan disampaikan ke wali kota, untuk mendapatkan tindak lanjut. Bagi pak wali, poin utamanya sederhana, yakni tegakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Rapat juga akan digelar dengan sejumlah pihak terkait atas rekomendasi yang disampaikan Satgas Covid-19 ini,” kata Benhur, saat dikonfirmasi terkait rekomendasi Satgas Covid-19 Palangka Raya terkait pencabutan izin, dan penutupan usaha O2 Cafe and Sport Ba, Rabu (5/1) di Palangka Raya.

Menurut Benhur, hasil pengawasan yang dilakukan bersama dengan Satgas Covid-19 Palangka Raya, O2 Cafe and Sport Bar memang sudah berkali-kali melanggar. Ini tentunya juga menjadi catatan dalam mengambil langkah penindakan nantinya. Intinya, tim terus melakukan pengawasan, pengamatan, penelitian, dan pemeriksaan, yang hasilnya akan dibahas, dan disampaikan ke wali kota, untuk diambil tindakan.ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.