Pasar Pundu Diamuk Api

Pasar Pundu Diamuk Api

SAMPIT/TABENGAN.COM– Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (3/1) siang. Kebakaran ini membuat geger warga setempat, karena api berkobar sangat besar.

Rizal (23), salah satu warga yang kebetulan melintas menyaksikan sendiri insiden nahas tersebut, menuturkan, jago merah mengamuk sekitar pukul 14.00 WIB. Para warga berlarian untuk menyelamatkan harta benda.

“Yang pasti, begitu saya lihat api sudah besar, warga juga sudah berlarian ada yang menyelamatkan diri, ada yang menyelamatkan harta bendanya, ada juga yang berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Rizal ketika dihubungi Tabengan sesaat setelah kejadian.

Rizal menambahkan, belum diketahui pasti dari mana asal mula api, namun menurut kacamatanya, lebih dari satu bangunan baik itu rumah warga maupun toko dagang milik warga yang mengalami kebakaran.

Selain itu, banyak beredar video dari warga yang tersebar di grup WhatsApp. Satu yang menarik perhatian, ada video yang menggambarkan situasi di lokasi, banyak sudah bangunan terbakar, namun belum ada bantuan dari pemadam kebakaran.

“Mohon dibantu di Kecamatan Cempaga Hulu, Desa Pundu, daerah pasar, belum ada bantuan dari pemadam kebakaran. Sudah banyak menghanguskan rumah masyarakat, di Desa Pundu, di daerah pasar, ” ucap seorang yang merekam kejadian di lokasi.

Hingga kini belum diketahui pasti berapa jumlah bangunan yang terbakar, dan berapa jumlah korban dan kerugiannya. Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Dwi Susanto mengatakan bahwa pihaknya masih di TKP.

“Masih di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mas, dan apinya baru padam,” kata Dwi, Senin.

Menurut Kapolsek, pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi dan masih melakukan pendataan terhadap bangunan yang terbakar. Sementara api sendiri dapat dipadamkan setelah warga setempat berjibaku dengan dibantu unit Damkar dari swadaya perusahaan. c-prs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.