Hukrim  

Arisan Bodong Rp80 Juta Terbongkar

TABENGAN/YULIANTINI PENGUNGKAPAN KASUS  - Kapolsek Arut Selatan Kompol Saeful Anwar saat mengintrogasi pelaku penipuan modus arisan Bodong. 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM- Arisan bodong di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, terbongkar. Polsek Arut Selatan (Arsel) berhasil menangkap pelakunya, Theresia, warga Madurejo Gang Delima. Ibu rumah tangga itu ditangkap berdasarkan laporan dari anggota arisan di sebuah kafe yang ada di Pangkalan Bun.

Kapolsek Arut Selatan Kompol Saeful Anwar mengatakan, saat ini baru ada 3 anggota arisan yang melaporkan kecurangan dari pelaku, dan sebelum dilaporkan pelaku ada itikad tidak baik, yakni selalu menghilang. Kerugian yang dialami para korban mencapai Rp80 juta.

“Pelaku ini kami tangkap pada Selasa (21/12) di sebuah kafe, setelah kami menerima laporan dari anggota arisan. Begitu mereka (pelapor) melihat pelaku kemudian melaporkan dan kami pun berhasil mengamankan yang bersangkutan,” kata Saeful, Rabu (22/12).

Saeful menyebut, berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan anggota arisan, modus yang digunakan pelaku ini, pada saat arisan akan dibuka, pelaku menawarkan siapa yang akan membeli arisan tersebut.  Arisan ini diadakan setiap seminggu sekali.

“Modusnya arisan dijual dengan harga murah, tapi yang membeli akan mendapatkan lebih besar, tapi kenyataannya tidak sesuai perjanjian, sehingga anggota arisan ini merasa dibohongi. Setiap anggota menyetorkan arisan bervariasi mulai Rp1.300.000 hingga Rp4.500.000. Arisannya baru berjalan sekitar 6 bulan, korbannya banyak tapi saat ini baru ada 3 orang yang melapor,” ujar Saeful.

Saeful menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan dari para saksi, dan berdasarkan keterangan pelaku mengakui kalau uangnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-harinya.

“Pelaku telah kami tahan, dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa telah menjadi korban penipuan dengan modus arisan, segera melapor kepada kami,” bebernya. c-uli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.