BETTA CONTEST SEASON 1-Ikan Cupang Komoditas Menjanjikan untuk Meningkatkan Ekonomi

  • Bagikan
ISTIMEWA JUARA - Walikota Palangka Raya Fairid Nafarin, menyerahkan piala walikota Palangka Raya kepada team Ela Mikeh, yang meraih juara umum pada lomba betta contest season 1 yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Palangka Raya, Sabtu (5/12) di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas), pemerintah Palangka Raya melalui Dinas Perikanan Palangka Raya menggelar Betta Contest Season 1 atau Kompetisi Ikan Cupang Musim 1, di GPU Palampang Tarung Palangka Raya, Sabtu (5/12). Kompetisi yang memperebutkan piala Walikota Palangka Raya ini, diikuti oleh 226 ikan cupang. Namun, dari jumlah tersebut hanya 75 yang masuk nominasi.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin, mengatakan, ikan cupang (betta sp.), jenis ikan air tawar yang ini mempunyai bentuk, dan karakter yang unik, dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama, meskipun ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit, dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator).

Perkembangan usaha ikan hias di palangka raya sangat prospektif, kata Fairid, hal ini karena didukung oleh ekologi sumberdaya alamnya, pangsa pasar yang cukup baik dan hal yang paling penting dari pengembangan usaha ini adalah langsung menyentuh pada kehidupan masyarakat khususnya ikan hias.

“Dinas Perikanan Palangka Raya telah memfasilitasi acara “betta contest season 1” atau kontes ikan cupang. Lomba ini untuk memperkenalkan peluang usaha ikan ,hias khususnya ikan cupang kepada masyarakat umum. Baik kalangan anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Budidaya ikan hias, memberikan manfaat secara psikologis sebagai penyaluran hobi,” kata Fairid, saat memberikan sambutan pada penutupan kegiatan Betta Contest Season 1 di Palangka Raya.

Fairid mengakui, budidaya ikan cupang menciptakan masyarakat yang mandiri dalam usaha perikanan, guna menambah pendapatan, dan meningkatkan perekonomian keluarga pada kondisi sekarang ini. Kontes ikan cupang ini, menciptakan dan meningkatkan hobi pada masyarakat akan kecintaan ikan hias khususnya ikan hias lokal di Palangka Raya.

Fairid berharap, meningkatnya produksi usaha ikan hias lokal di Palangka Raya, dapat membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha perikanan lainnya. Juga berdampak bagi kesejahteraan nelayan, yang dapat menjual ikan tangkapannya dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Meningkatkan pendapatan ekonomi Palangka Raya yang jauh lebih baik, juga sebagai salah satu solusi pemecahan masalah ekonomi masyarakat di bidang perikanan yang  terdampak pandemi virus Covid-19.

Betta Contest Season 1 diikuti sejumlah peserta yang berasal dari Palangka Raya, Sampit, Martapura, dan Banjarmasin. Semua ikan yang mendaftar mengikuti tahapan pendaftaran, penyisihan, nominasi, sampai pada penentuan juara. Ada 75 ekor ikan yang masuk dalam nominasi sebanyak 7 kategori.

Juara umum di raih oleh team Ela Mikeh, dan berhak atas piala walikota Palangka Raya. Team Ela dari 7 kategori, team Ela Mikeh meraih 3 kategori yakni best of exhibition, grand champion crown, dan juara umum. Five Betta Team meraih 2 kategori juara, yakni best of show, dan champion plakat. Kategori champion half moon diraih Mentaya Beta,dan terakhir kategori best of baby diraih Metta Maxcel.ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *