Angin Kencang dan Ombak 4 Meter Hantam Desa Cemantan

  • Bagikan
ISTIMEWA RUSAK - Sejumlah rumah dan bangunan milik warga rusak akibat dihantam ombak dan angin kencang kemarin.

PULANG PISAU/TABENGAN.COM – Angin kencang disertai ombak besar setinggi 4 meter memporak-porandakan Dese Cemantan, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.
Camat Kahayan Kuala, H. Muhammad Daulai, Selasa 7 Desember 2021 membenarkan, angin kencang disertai ombak besar menyebabkan sejumlah bangunan milik masyarakat rusak. Bangunan rumah milik masyarakat desa mengalami rusak berat sebanyak 1 buah rumah, bangunan sarang burung walet rusak berat sebanyak 1 buah.
“Karena angin kencang ini pak, menyebabkan ombak besar atau air laut pasang setinggi 4 meter. Dan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak sebanyak 53 KK pak,” beber Camat menjelaskan.
Bencana angin kencang dan obak besar di Desa Cemantan, kata Camat, sudah disampaikan pihaknya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab), dan laporan pihaknya ini langsung direspon oleh Pemkab Pulpis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Alhamdulilah mereka sudah menanggapi laporan kami dengan seriaus pak, dan mereka minta kami untuk membuat surat secara tertulis dan itu sudah kami buat.  Insya Allah dalam waktu dekat bantuan pun akan segera dikirimkan,” beber Camat.
Akibat peristiwa tersebut, kata Camat, tidak ada warganya yang mengungsi dan kondisi di Desa Cemantan masih kondusif, hanya saja akibat bencana tersebut, masyarakat mengalami kerugian baik rusaknya bangunan dan lain sebagainya.
Camat menjelaskan, pihaknya sudah melakukan lendataan, apa-apa saja kerugian dari bencana tersebut. “Kita sudah sampaikan pak, apa-apa saja kerugian yang dialami masyarakat kita, dan untuk itu, kita menunggu saja kedatangan dari pihak Kabupaten,” tandasnya.
Suprianto, masyarakat setempat menambahkan, angin kencang disertai air pasang ini menurutnya sebelumnya sering terjadi, tapi dampaknya tidak separah kali ini.
“Tahun ini cukup ektreme pak, dan cukup sering angin kencang disertai ombak besar, dan di bahaur termasuk tambak masyarakat banyak yang rusak, di Desa Pudak juga mengalami air naik, termasuk di Bahaur Basantan,” ungkap Suprianto.
Untuk itu, lanjut Suptiyanto, pihaknya berharap ada upaya yang bisa dilakukan Pemerintah, sehingga masyarakat tidak menjadi khawatir, ketika angin kencang dan disertai ombak besar. c-mye

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.