Nol Kasus, 30 Kelurahan di Palangka Raya Zona Hijau

  • Bagikan
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Berdasarkan data rilis dari Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya per 4 Desember 2021, seluruh kelurahan dan kecamatan di kota setempat, kini sepenuhnya berstatus zona hijau.

Bahkan, dari 11 fasilitas kesehatan yang melayani pasien Covid-19 di Kota Cantik, kini semuanya memiliki 0 kasus aktif atau tidak merawat pasien Covid-19.

“Jika beberapa hari yang lalu wilayah dengan status zona kuning hanya Kelurahan Langkai di Kecamatan Pahandut, kini semuanya sudah masuk ke dalam zona hijau sejak pasien konfirmasi Covid-19 yang terakhir di Kelurahan Langkai dinyatakan sembuh,” kata Ketua Tim Satgas Covid-19 sekaligus Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Ketua Harian Emi Abriyani, Minggu (5/12).

Adapun rincian wilayah zona hijau di Kota Palangka Raya: 6 Kelurahan di Kecamatan Pahandut (Kelurahan Pahandut, Panarung, Langkai, Tanjung Pinang, Pahandut Seberang, dan Tumbang Rungan).

Selanjutnya, 4 Kelurahan di Kecamatan Jekan Raya (Kelurahan Menteng, Palangka, Bukit Tunggal dan Katimpun), 6 Kelurahan di Kecamatan Sabangau (Kelurahan Kereng Bangkirai, Sabaru, Kalampangan, Kameloh Baru, Danau Tundai, dan Bereng Bengkel), 6 Kelurahan di Kecamatan Bukit Batu (Kelurahan Marang, Tumbang Tahai, Banturung, Tangkiling, Sei Gohong, Kanarakan dan Habaring Hurung), dan 7 Kelurahan di Kecamatan Rakumpit (Kelurahan Petuk Bukit, Pager, Panjehang, Gaung Baru, Petuk Barunai, Mungku Baru dan Bukit Sua). Totalnya 30 kelurahan.

Meskipun demikian, Emi dengan tegas meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada dengan berbagai situasi.  Sebab, Covid-19 masih ada dan belum berakhir. Protokol kesehatan tetap menjadi yang utama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta turut serta mensukseskan vaksinasi Covid-19 yang telah berjalan hingga sampai saat ini.

Terlebih saat ini, berdasarkan informasi Covid-19 kembali bermutasi dan telah menyebar serta menjangkiti masyarakat di bebeberapa negara. Hal inilah yang tentunya menjadi peringatan bersama sehingga tidak mengabaikan kebijakan mengenai upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Kita ketahui, di Kalteng khususnya Palangka Raya telah mengalami gelombang ke-2 penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu. Jangan sampai gelombang ke-3 terjadi lagi, kita semua tetap waspada akan potensi itu. Apalagi menjelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru, harapan kita bagi yang meryakan agar tidak secara berlebihan, tetap taati protokol kesehatan. Semoga saja apa yang kita khawatirkan tidak terjadi,” ujar Emy. rgb

 

 

Penulis: Ronny GunturEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *