RAKER DAD KOTA- Wujudkan Sinergisitas dan Harmonisasi Adat

  • Bagikan
RAKER- Ketua Umum DAD Kota yang juga Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Raker DAD Kota Palangka Raya tahun 2021 di Betang Palangka Hadurut, Sabtu (4/11). TABENGAN/RONNY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya menggelar Rapat Kerja (Raker) tahun 2021 di Betang Palangka Hadurut Kota Palangka Raya, Sabtu (4/12). Raker tersebut mengambil tema ‘Bersama Kelembagaan Adat Dayak Kita Wujudkan Sinergisitas dan Harmonisasi Penyelenggaran dan Penegakan Hukum Adat Bermartabat di Kota Palangka Raya’.

Raker tersebut dibuka secara langsung oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin serta dihadiri seluruh jajaran DAD Kota, Kepala Dinas DPPKBP3APM Kota Sahdin Hasan, seluruh Damang dan Mantir se-Kota serta pimpinan DAD tingkat kecamatan.

Ketua Harian DAD Kota Palangka Raya Mambang Tubil mengatakan, Raker ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja (proker) DAD 2020 dan 2021, sekaligus  melakukan perbaikan dan penyusunan proker prioritas 2022. Selain itu, pihaknya turut menyusun map konsep tata kerja dan SOP pelaksanaan tugas dari lembaga  kedamangan dan mantir adat.

“Rangkaian sebelum Raker ini, DAD juga telah menggelar forum Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh daman dan mantir di Kota Palangka Raya yang menghasilkan sejumlah pokok pikiran. Seperti perlunya revisi pada Perda 6 Tahun 2018 tentang Kelembagaan Adat, yang diharapkan mampu sejalan dengan Perda 16 Tahun 2008. Kemudian mendorong dan mengawal damang dengan membuat aturan kedamangan tentang tata kerja kelembagaan kedamangan, serta prosedur perkawinan adat dan penyelesaian sengketa di kedamangan. DAD mengawal bagaiamana agar tercipta peraturan kedamangan sesuai kewenangan dalam perda,” jelas Mambang.

Pada 2022 mendatang, ia berharap seluruh pengurus DAD, damang dan mantir mampu memaksimalkan sinergisitas bersama Pemko dalam hal pengembangan pelestarian dan kebijakan hukum ada di Kota Cantik, sehingga mampu menciptakan payung hukum dalam penyelenggaraan hukum adat sehingga terwujud sinergi dan harmonisasi dalam penegakan hukum adat di Kota Palangka Raya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berharap Rakerda DAD tahun 2021 ini mampu mewujudkan sinergisitas dan harmonisasi dalam penyelenggaraan dan penegakan hukum adat yang bermartabat, mulai dari tingkat masyarakat, tokoh masyarakat, mantir, damang, ormas adat hingga DAD itu sendiri.

“Ada 5 poin pokok raker ini yaitu evaluasi terhadap program kerja tahun sebelumnya, menyusun program prioritas tahun 2022, menyusun rekomendasi DAD agar terwujudnya penegakan hukum bermartabat, membahas tata kerja lembaga kedamangan dan mengidentifikasi masalah penyelenggaraan adat istiadat. Semoga melalui Raker mampu memperoleh masukan yang berguna untuk meningkatkan kinerja lembaga adat dan mengangkat harkat dan martabat adat dayak,” kata Fairid. rgb

 

Penulis: Ronny GunturEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *