BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Rp42 Juta ke Ahli Waris

  • Bagikan
SANTUNAN- Bupati Katingan Sakariyas didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Palangka Raya Budi Wahyudi dan Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan dr. Agnes Nissa Paulina menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKm) kepada ahli waris dari tenaga kerja yang meninggal dunia atas nama Almarhum Herliyanto, kemarin. ISTIMEWA

KASONGAN/TABENGAN.COM- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) telah membayarkan santunan terhadap ahli waris Almarhum Herliyanto, tenaga kerja harian lepas RSUD Mas Amsyar, Kasongan.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Palangka Raya Budi Wayudi mengatakan, penyerahan santunan ini merupakan wujud hadirnya pemerintah di tengah pekerja. Ahli waris mendapatkan haknya dari program JKM BPJAMSOSTEK sebesar Rp42 juta, berdasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019.

“Kami harap santunan ini dapat meningkatkan kepercayaan dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan,” katanya kepada media, Jumat (3/12).

Lebih lanjut dijelaskannya, BPJAMSOSTEK kini memiliki 5 program perlindungan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKm), serta program terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Tentunya kelima program tersebut memiliki manfaat yang beragam, di antaranya perawatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja, santunan sementara tidak mampu bekerja (STMB) sebesar 100 persen gaji selama 12 bulan pertama, dan 50 persen untuk bulan selanjutnya hingga sembuh. Jika peserta dalam masa pemulihan dan tidak dapat bekerja untuk sementara waktu. Serta santunan 48 kali upah terakhir yang dilaporkan untuk peserta BPJAMSOSTEK yang meninggal karena kecelakaan kerja,” bebernya.

Budi menambahkan, ada juga manfaat berupa santunan kematian sebesar Rp42 juta bagi peserta yang meninggal, bukan karena kecelakaan kerja dan beasiswa untuk 2 orang anak mulai dari jenjang pendidikan dasar (TK) hingga perguruan tinggi, maksimal Rp174 juta.

“Sedangkan untuk JKP, ada 3 manfaat yang diberikan yaitu uang tunai, akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja,” sebut Budi.

Sementara, Bupati Katingan Sakariyas mengapresiasi pihak BPJAMSOSTEK yang telah membayarkan santunan kepada tenaga kerja yang meninggal dunia.

“Ini salah satu bukti nyata akan pentingnya perlindungan dari BPJAMSOSTEK. Saya berharap seluruh Pekerja di Katingan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Selain penyerahan santunan, kesempatan itu dilaksanakan juga Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk perpanjangan PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja) Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Rumah Sakit Mas Amsyar dr. Agnes Nissa Paulina berharap dengan terjalinnya hubungan kerjasama ini dapat saling menguntungkan dan dirasakan manfaatnya bagi kedua belah pihak.

Terutama bagi jajaran pekerja Rumah Sakit Mas Amsyar yang merupakan penyedia layanan kesehatan masyarakat. dsn

 

Penulis: Daniel Susanto Editor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *