FESTIVAL TANDAK INTAN KAHARIANGAN-Kabupaten Katingan Juara Umum Tandak Intan Ke-X

  • Bagikan
Teks Foto Tabengan/Dedy Penutupan - Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Herson Barthel Aden, secara simbolis menyerahkan piala bergilir kepada perwakilan Kontingen Kabupaten Katingan, yang menjadi juara umum dalam Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X di Palangka Raya, Minggu (21/11).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Pusat secara resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Herson Barthel Aden. Pengumuman hasil Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-x Tahun 2021, menempatkan Kabupaten Katingan sebagai juara umum.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Pusat Parada L KDR, menyampaikan, apresiasi dan terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X dapat berjalan dengan lancar. Gelaran Festival Tandak Intan Tahun 2021 ini menjadi lebih istimewa dimana dalam pelaksanaannya menggunakan teknologi  digital.

Mulai dari pendaftaran, kata Parada, sistem penjurian, sampai pada sistem penilaian, yang kesemuanya memanfaatkan teknologi. Kendati menggunakan teknologi dalam pelaksanaannya, namun perlombaan dapat berjalan dengan baik, transparan, jujur, termonitor, terbuka, terukur, dan adil.

“Kami selaku panitia mengakui, pelaksanaan Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X masih terdapat kekurangan. Kegiatan yang dilaksanakan ini, wujud tanggung jawab kepada umat, sebagai pemimpin lembaga. Bagaimanapun, kami memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tugas fungsi, dan melaksanakan amanat AD/ART Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan,” kata Parada dalam sambutannya, Minggu (21/11) saat penutupan Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X di Palangka Raya.

Parada mengakui, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Kalimantan Tengah (Kalteng), membuat pelaksanaan tidak semeriah kegiatan-kegiatan sebelumnya. Panitia juga tidak ingin mengambil risiko dalam melaksanakan lomba secara langsung. Mari berpikiran jernih, dan mengambil hikmahnya bahwa memasuki era 5.0 (five poin zero), kita dibiasakan untuk menggunakan teknologi.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X Tirta, menyampaikan, Festival Tandak Intan Kaharingan Ke-X berlangsung sejak 19-21 November 2021, dan berjalan dengan aman dan lancar. Berbagai kendala yang dihadapi panitia seperti kelelahan, ataupun masalah teknis bisa diselesaikan dengan sebaik mungkin.

“Festival Tandak Intan tahun 2021 ini menjadi sejarah tersendiri. Festival tandak Ke-X ini, merupakan festival tandak yang pertama dalam sejarah festival Tandak, karena dilakukan secara virtual. Kami akui masih banyak kekurangan dan keterbatasan. Hikmah dan nilai positif yang dapat diambil, bahwa Umat Hindu Kaharingan telah mampu menyiapkan, dan menyajikan rekaman yang baik untuk hadir di era digitalisi teknologi,” kata Tirta.

Selamat kepada para pemenang lomba, ungkap Tirta, dan terima kasih kepada dewan juri atas kerja keras, dalam penilaian berlaku jujur dan professional. Kepada Kontingen dari 12 Kabupaten/kota terima kasih atas partisipasi dan kerja sama kita, mohon maaf bila ada banyak kekurangan panitia.ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *