Mensos Hibur Pengungsi Banjir Kalteng

  • Bagikan
TABENGAN/YULIANUS KEMANUSIAAN  - Mensos didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menyerahkan bantuan untuk korban banjir.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Memastikan kebutuhan para pengungsi banjir tetap tersedia, Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini mengunjungi posko pengungsian di GOR KONI Sanaman Mantikei, Palangka Raya, Rabu (24/11) sore.

Mensos didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi dan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Tiba di posko pengungsian, Tri Rismaharini segera memberikan sejumlah bantuan kepada ratusan warga yang mengungsi dan non pengungsi di lokasi tersebut.

Bermaksud memberikan semangat dan kegembiraan bagi anak-anak yang ada di posko pengungsian, Mensos turut membagikan hadiah berupa mainan melalui kuis. Rasa antusias terpancar di wajah anak-anak yang berebut untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) sebagai program Kemensos bagi anak-anak penyandang disabilitas dan ditinggal orang tuanya karena Covid-19.

Dalam bantuan Atensi tersebut, setiap penerima akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp200 ribu bagi yang bersekolah dan Rp300 ribu bagi yang belum bersekolah setiap bulannya hingga berusia 18 tahun.

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut turut memberikan motivasi dan semangat hidup kepada anak-anak untuk tidak menyerah dengan kondisi yang kini dihadapi.

Risma bahkan memutarkan video untuk dilihat anak-anak yang menampilkan kehidupan penyandang disabilitas namun bisa sukses dalam menjalani hidup.

“Yang perlu kalian ingat, bukan karena pandai atau kaya, tapi kemauan kalian. Kalau kalian mau, itu semua mungkin. Kemauan kunci dari semua, tidak boleh ada kata menyerah,” ucap Risma memberikan semangat.

Terkait musibah banjir, Risma menyebut berdasarkan ramalan BMKG puncak hujan akan diprediksi pada Januari-Februari. Untuk itu perlu persiapan, jangan sampai ada warga yang terisolir dan tidak bisa mendapat akses makan karena aksesibilitas terbatas.

“Besok kita akan rapat menyiapkan lumbung sosial, bukan lumbung pangan. Karena di dalamnya ada perahu, penjernih air, genset, dan pampers yang bisa digunakan jika warga mengungsi,” katanya.

Risma menerangkan, lokasi lumbung sosial nantinya akan dipilih oleh kepala daerah di 4 kabupaten dan 1 kota di Kalteng yang terdampak banjir. Lokasi dipastikan akan berada di per kecamatan.

“Kepala daerah akan didorong untuk mengusulkan jika ada warganya yang terdampak. Kita sudah rapat koordinasi bahwa masalah ini akan diselesaikan bersama-sama,” ungkapnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja penanganan dampak banjir, Mensos juga menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp15.000.000 atas nama Misdi (L/85), yang diterima anaknya selaku ahli waris Nur (P/36).

Selain santunan kematian, Kemensos juga memberikan bantuan lain, yakni bantuan Layanan Dukungan Psikososial (LDP), bantuan logistik dan bantuan Atensi. LDP diberikan kepada para penyintas banjir dengan tujuan mengurangi beban psikologis dan memulihkan dari trauma. Total sekitar 30 personel LDP memperkuat layanan psikologi.

Bantuan logistik diberikan dalam bentuk makanan anak sebanyak 210 paket, kids ware 200 paket, famili kit 140 paket, tenda gulung merah 30 lembar, kasur merah 100 lembar, selimut 20 lembar, matras merah sebanyak 105 lembar, beras CBP sebanyak 50.000 kg, bahan natura/dapur umum 2 paket (berupa ayam segar 200 kg, telur ayam 200 kg, air mineral 600 ml 2.400 pcs, minyak dan bumbu siap pakai 2 paket), dan bantuan sembako 1.000 paket.

Selain itu, Kemensos juga memberikan bantuan Atensi untuk anak yatim piatu sebanyak 31 orang dengan nilai Rp16.400.000, bantuan aksesibilitas kursi roda, tongkat pintar, kruk, dan lain-lain untuk 26 orang senilai Rp128.558.500.

Kemudian bantuan kebutuhan dasar nutrisi, selimut dan pampers untuk 325 orang senilai Rp706.890.000. Total bantuan Atensi dari Kemensos sebesar Rp851.848.500 yang merupakan bantuan dari Balai Budi Luhur Banjarbaru dan Balai Gau Mabaji Gowa.  Dengan demikian, total semua bantuan Kemensos senilai Rp1.852.457.810. fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *