Palangka Raya Bertahan PPKM Level 2

  • Bagikan
WALI KOTA PALANGKA RAYA FAIRID NAPARIN

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 61 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua yang terbit pada 22 November, menetapkan Kota Palangka Raya masih PPKM Level 2.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin membenarkan hal tersebut. Masih diberlakukannya PPKM Level 2 mutlak kewenangan pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Fairid yakin, pemerintah pusat memiliki kriteria sendiri dalam menentukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), termasuk perkembangan kasus di Kota Cantik serta kemampuan Pemerintah Kota dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan langkah penanganannya.

“Kita ikuti saja arahan dari pemerintah pusat. Pemko sendiri akan siap menjalankan PPKM dalam level apa pun, demi menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat agar terhindar dari paparan Covid-19,” tutur Fairid, Selasa (23/11).

Terkait dengan rencana pemerintah pusat untuk melaksanakan PPKM Level 3 serentak pada 24 Desember mendatang, Wali Kota turut menyatakan kesiapannya melaksanakan arahan guna mengantisipasi ledakan kasus di pengujung tahun, tepatnya menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Jika melihat aturan dalam PPKM Level 3, lanjut Fairid, maka akan diberlakukan pengaturan yang ketat terkait teknis dan jam operasional sektor usaha kuliner, termasuk bagi pengunjung. Selanjutnya ada pengaturan terkait sistem pembelajaran tatap muka (PTM) maupun kegiatan jual beli, baik pada pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan moderen.

Selain itu, tambah Fairid, juga akan ada pengaturan ketat mengenai perjalanan domestik, rumah ibadah, resepsi pernikahan, kegiatan seni dan budaya serta penggunaan fasilitas umum maupun tempat wisata.

“Kita ikuti saja aturan dari pusat, terutama level 3 nanti. Yang pasti, saya mengimbau agar masyarakat dapat memahami serta menaati adanya pembatasan kegiatan dan mobilitas tersebut. Haruslah dimaknai sebagai upaya bersama dalam memutus mata rantai sebaran Covid-19 dan sesegera mungkin mengakhiri pandemi ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang terbagi dalam 3 kelompok penerapan PPKM. Daerah yang menerapkan PPKM Level 3 adalah Kabupaten Kapuas dan Barito Utara. Sedangkan daerah yang menerapkan PPKM Level 2 Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan, Sukamara, Lamandau, Gunung Mas, Seruyan, dan Murung Raya. Kemudian daerah yang menerapkan PPKM Level 1 Kabupaten Pulang Pisau dan Barito Timur.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya per 22 November 2021, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang dalam perawatan di Kota Palangka Raya tidak mengalami penambahan kasus dengan  total 13.115 akumulasi kasus terkonfirmasi positif covid-19. Sedangkan pasien yang dirawat di Ibu Kota Provinsi Kalteng sebanyak 4 pasien. Kemudian pasien yang  sembuh tidak mengalami penambahan dengan total 12.594 orang dinyatakan  sembuh. Kemudian jumlah kematian akibat Covid-19 tidak mengalami penambahan, tetap 517. rgb

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *