Serapan DAK Fisik dan DD di Kalteng Belum Optimal 

  • Bagikan
ISTIMEWA BELUM OPTIMAL  - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalteng Hari Utomo ketika menyampaikan rilisnya, Senin (22/11).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Memasuki akhir triwulan III, kinerja APBN Provinsi Kalimantan Tengah masih diwarnai dengan belum optimalnya realisasi serapan anggaran di beberapa sektor.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalteng Hari Utomo mengatakan, setidaknya ada 2 sektor realisasi serapan anggaran yang dianggap belum optimal, yakni penyaluran DAK Fisik dan penyaluran Dana Desa (DD).

Hingga 18 November 2021, kinerja penyaluran DAK Fisik masih berada di angka 70,86 persen. Terdapat 5 pemerintah daerah yang kurang bagus untuk penyaluran DAK Fisik, seperti Kotawaringin Timur, Barito Selatan, Palangka Raya, Barito Utara dan Kapuas.

Padahal, kata Hari, seharusnya sesuai batasan yang diinginkan, capaian realisasi serapan anggaran untuk DAK Fisik bisa mencapai 75-80 persen.

“Belum optimalnya penyaluran DAK Fisik nanti bisa mengurangi asas manfaat dari penyaluran itu sendiri. Yang awalnya bisa dirasakan secara awal oleh masyarakat, harus tertunda,” kata Hari dalam rilisnya, Senin (22/11).

Sedangkan untuk penyaluran DD, hingga 18 November 2021 masih mencapai angka 83,67 persen. Seharusnya penyaluran dapat dianggap optimal jika mampu menyentuh angka 90 persen.

Disebutkan, Pemda yang kurang optimal dalam penyaluran DD di antaranya Kapuas dan Katingan yang baru mencapai 72,68 persen dan 72,18 persen. Kinerja paling bagus terlihat di Sukamara dengan 99,99 persen yang seluruhnya sudah tersalurkan.

“Sebagian memang sudah salur, namun yang reguler untuk tahap III masih banyak meninggalkan pekerjaan rumah. Dari penyaluran ini kita tinggal menunggu output yang dihasilkan,” jelasnya.

Hari menambahkan, memasuki akhir tahun 2021, kerja keras APBN terus berlanjut untuk pemulihan ekonomi dengan optimisme yang tinggi meskipun faktor-faktor risiko tetap perlu diwaspadai.

“Kerja keras ini harus terus dilakukan mengingat adanya momentum pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalteng pada triwulan II dengan tren positif sebesar 5,56 positif, meskipun pada akhir triwulan III pertumbuhan ekonomi menurun pada angka 3,57 persen,” ujarnya. fwa 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *