Sarpras Atlet Disabilitas Kalteng Minim?

  • Bagikan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng Falery Tuwan

*Falery Tuwan: Perhatian Olahraga di Kalteng Semua Sama

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Sarana dan prasarana (Sarpras) olahraga serta fasilitas pendukung lainnya bagi atlet penyandang disabilitas di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih minim. Hal ini menyebabkan pembinaan olahraga khusus atlet disabilitas di Bumi Tambun Bungai belum berjalan maksimal.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng Falery Tuwan menyampaikan, perhatian terhadap pembinaan olahraga di Kalteng tidak ada yang dibeda-bedakan. Terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, 2021 Papua, Provinsi Kalteng mengirimkan kontingennya. Begitu juga pada saat multievent olahraga antaratlet disabilitas, Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI, 2021 Papua, Kalteng juga mengirimkan kontingennya.

“Ini menggambarkan perhatian yang sama, tidak ada yang dibedakan antara atlet disabilitas dan non disabilitas. Ke depannya berharap beberapa fasilitas olahraga untuk atlet disabilitas bisa dikembangkan, misalnya sarana ke tempat akses olahraga, akses jalan masuk sesuai dengan standar untuk disabilitas,” kata Falery, Senin (22/11).

Sarpras untuk atlet disabilitas ini akan dikembangkan di beberapa venue olahraga yang ada di Kalteng, sehingga mereka pun bisa menggunakannya. Misalnya, fasilitas untuk panahan, kolam renang, bulutangkis, akses masuk di stadion, itu nanti disediakan.

Bekerja sama dengan National Paralympic Committee (NPC) sebagai organisasi olahraga yang menaungi atlet disabilitas, bagaimana membuat fasilitas olahraga agar bisa digunakan seluruh warga Indonesia, termasuk atlet berkebutuhan khusus.

Menurut Falery, atlet disabilitas memberikan motivasi untuk seluruh warga Kalteng bahwa olahraga bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan itu sangat baik untuk kemandirian, disiplin serta mental. yml

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *