Mak Haji Bandar Narkoba Divonis 6 Tahun

  • Bagikan
TABENGAN/ANDRE VONIS - Mak Haji dan Lamsiah pasrah menerima vonis penjara dalam sidang di PN Palangka Raya, karena terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Usia lanjut ternyata tidak menjamin membuat seseorang menjadi lebih bijaksana. Suharni alias Mak Haji (65) justru menjadi bandar penyuplai narkotika jenis shabu ke beberapa pengecer barang haram itu. Saat tertangkap, Polisi menemukan barang bukti 17 paket shabu seberat 74,88 gram yang belum sempat terjual. “Menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 1 bulan penjara,” kata Hakim Ketua Majelis, Alfon, kepada Terdakwa dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin (22/11).

Perkara berawal saat Tim Ditresnarkoba Polda Kalteng mendapat informasi tentang oknum warga yang mereka curigai kerap bertransaksi shabu di Jalan Morist Ismail III, Kamis (12/8). Setelah melakukan penyelidikan, mereka menggerebek dan menangkap Lamsiah serta lima paket sabu dan sejumlah barang bukti lain.

Berdasarkan keterangan Lamsiah, dia mendapat sabu dari Mak Haji. Berbekal keterangan Lamsiah, Polisi kemudian menggerebek barak tempat Mak Haji tinggal di Jalan Morist Ismail III. Dari barak tersebut Polisi menemukan barang bukti berupa 14 paket sabu dalam plastik, 3 paket sabu di dalam dompet serta ponsel.

Mak Haji mengaku mendapat sabu dari Udin di Banjarmasin Kalimantan Selatan. Mak Haji akhirnya terjerat Pasal 114 ayat 2  UU No 35/2009 tentang Narkotika. Dalam persidangan terpisah, Lamsiah mendapat vonis penjara selama 8 tahun dan denda Rp1 miliar silubsider 1 bulan penjara.  dre

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *