Gudang Pelangsir BBM Jalan Banteng Terbakar

  • Bagikan
TABENGAN/FERY JADI ARANG – Gudang BBM berikut satu unit pikap di Jalan Banteng Ujung, hangus terbakar pada Minggu (21/11) malam.

*BBM Langsiran Diangkut ke Perusahaan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Banteng Ujung, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Minggu (21/11) malam. Satu unit rumah dan mobil pikap bermuatan BBM terbakar dalam insiden tersebut. Api yang membumbung tinggi ke angkasa diperparah dengan banyaknya timbunan BBM di lokasi kejadian, baik di samping rumah maupun yang ada di bagian belakang mobil pikap.

Kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya satu jam kemudian oleh puluhan petugas pemadam kebakaran dari Damkar Kota Palangka Raya dan BPK Swakarsa. Kasi Penyelamatan Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan saat upaya pemadaman api memang terlihat ditemukan delapan unit drum 200 liter, tangki berkapasitas 1.050 liter sebanyak delapan unit, 10 jeriken 35 liter.

Kemudian di dalam mobil bagian belakang ditemukan dua tangki 1050 liter dan dua drum minyak. “Saya tidak bisa mengatakan itu gudang BBM, namun faktanya ditemukan hal demikian. Kendalanya petugas was-was karena mobil yang terbakar tepat berada di bawah label listrik bertegangan tinggi, beruntung petugas PLN cepat datang,” katanya.

Sementara, Bapak Nita, salah satu warga, menyebutkan jika rumah yang terbakar merupakan milik Martimbo, pensiunan PNS yang disewakan ke orang lain. Sejak disewakan, rumah itu memang sudah lumayan lama dijadikan tempat melangsir BBM. Ini terlihat dengan aktivitas setiap malam datangnya mobil pikap maupun truk tangki ke rumah tersebut.

“Kalau pagi sepi pak, malam baru mereka beraktivitas. Tidak pernah lapor juga ke warga,” sebutnya.   Menurut informasi yang didengar, lanjutnya, BBM yang dikumpulkan di rumah tersebut akan diantar ke perusahaan. “BBM-nya campur, ada premium, solar, di antar ke perusahaan informasinya,” jelasnya.

Hingga saat ini kebakaran yang terjadi di Jalan Banteng telah ditangani Satreskrim Polresta Palangka Raya. Olah TKP telah dilakukan untuk mencari tahu penyebab api. Sejumlah barang dibawa untuk diteliti lebih jauh oleh tim INAFIS yang bekerja, seperti mesin pompa, Alkon dan selang yang terlihat tergeletak di lokasi.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa, menuturkan api berdasarkan saksi mata berasal dari mobil pikap yang terparkir di depan rumah dan sedang mengangkut BBM jenis solar. Diduga masih dalam kondisi panas mesin, api pun berkobar.  “Kita masih dalami kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Penyidikan masih kita lakukan, jika memang terdapat kelalaian, maka dapat dipastikan dijerat dengan KUHPidana,” tegasnya. FWA

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *