Tim Satgas Temukan 1 Kasus Siswa Positif Covid-19

  • Bagikan
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Hampir sebulan terakhir, Pemerintah Kota Palangka Raya telah mengizinkan pelaksanaan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas menyusul mulai melandainya kasus Covid-19 serta turunnya level Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang saat ini telah berada di level 2.

Ketua Harian Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengungkapkan, selama PTM Terbatas ternyata ada ditemukan 1 kasus siswa sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sejumlah sekolah yang berada di bawah kewenangan Pemko Palangka Raya, khususnya tingat SD dan SMP sudah melakukan PTM Terbatas. Tapi ada satu siswa sekolah yang ternyata terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung kami lakukan tracing. Kejadian tersebut sudah sekitar 2 minggu yang lalu,” katanya, Jumat (19/11/2021).

Emi menjelaskan, siswa terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kelurahan Kereng Bangkirai. Ketika anak tersebut sakit, tim dari Dinas Kesehatan telah melakukan tracing terhadap seluruh warga sekolah yang ada meskipun dalam pelaksanaan PTM di sekolah tersebut dilakukan secara selang-seling untuk tiap kelasnya guna meminimalisir potensi adanya kontak erat.

Kabar baiknya, lanjut Emi, siswa SD tersebut sudah sembuh dari Covid-19, pada pemeriksaan kedua sudah dinyatakan negatif.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya ini terus mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan dan siswa yang melaksanakan PTM Terbatas, agar dapat menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes). Selama pelaksanaan PTM Terbatas, para siswa dan petugas diwajibkan untuk terus menggunakan masker dan menjaga jarak aman, guna mencegah penularan virus Covid-19.

Terpisah, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rachmad Winarso mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapati adanya laporan siswa terkonfirmasi positif Covid-19 dari satuan pendidikan yang melaksanakan PTM Terbatas.

“Masih belum ada informasi dari sekolah. Biasanya dari Dinas Kesehatan, yang memberikan informasi kepada kami. Kemudian, dari sekolah juga belum ada melaporkan,” katanya saat dihubungi, Jumat.

Sebagaimana diketahui, terdapat 47 sekolah yang telah mendapatkan rekomendasi untuk dapat melaksanakan PTM Terbatas. Seluruh sekolah tersebut diizinkan melaksanakan PTM Terbatas setelah mendapat nota kesepahaman dari satuan tugas Covid-19 kecamatan dan pusat kesehatan masyarakat setempat. rgb

 

 

Editor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *