Pemkab Pulpis Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

  • Bagikan
Bupati Pulang Pisau Taty Narang prihatin melihat banjir, terutama ketika melihat masyarakatnya terdampak banjir.

PULANG PISAU/TABENGAN.COM – Kondisi banjir yang belum menunjukan tanda-tanda akan surut, dan debit air yang terus mengalami peningkatan, maka Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau kembali menetakan status tanggap darurat banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaka) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau H. Salahudin

Kepala Pelaksana (Kalaka) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau H. Salahudin mengatakan, penetapan status tanggap darurat banjir di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Banama Tingang, Kecamatan Kahayan Tengah dan Kecamatan Jabiren Raya yang dimulai dari tanggal 18 November 2021 sampai 01 Desember 2021.

“Betul, terhitung hari ini tanggal 18 November 2021 sampai 01 Desember 2021 kita menetapkan status Tanggap Darurat,” ujar H. Salahudin.

Salahudin panggilan akrapnya ini menambahkan, dimana dengan penetapan status tanggap darurat, pihaknya juga telah mendirikan posko di tiga Kecamatan, untuk posko pertama di Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, kedua posko di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah dan ketiga Posko di Des Bawan, Kecamatan Banama Tingang.

Penetapan status tanggap darurat ini, kata Slahudin, mengingat kondisi debit air yang terus mengalami peningkatan, dan bahkan di beberapa titik banjir masih terus bertahan, terutama di Desa Penda Barania, Jalan Trans Kalimantan (Palangkaraya-Kuala Kurun), debit air masih berada di titik terdalam mencapai 150 Cm atau 1,5 Meter.

Untuk itu, ia menghimbau kepada pengguna jalan tetap berhati-hati ketika melintasi genangan banjir, terutama di jalur Jalan Trans Kalimantan Tumbang Nusa, yang kini mengalami antrian mengular. c-mye

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *