Bakar Puluhan Rumah, Abdullah Divonis 3 Tahun Penjara

  • Bagikan
Terdakwa pembakar puluhan rumah dan bangunan divonis 3 tahun. ANDRE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Abdullah selaku terdakwa pembakaran puluhan rumah dan bangunan terpaksa menerima vonis pidana penjara selama 3 tahun dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (16/11/2021).

Hanya karena kesal akibat istrinya tidak membuat sarapan, Abdullah membakar kasur rumahnya yang akhirnya menjalar hingga menghanguskan 31 rumah, 2 bangunan walet, 1 TPA Alquran, dan 5 buah warung.

“Terdakwa Abdullah telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja membakar yang mendatangkan bahaya umum bagi barang, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan kesatu Pasal 187 ayat (1) KUHPidana,” ucap Hakim Ketua Majelis.

Perkara berawal ketika Abdullah bersama temannya minum minuman oplosan beralkohol di depan rumahnya di Kelurahan Tumbang Rungan Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, Selasa (3/8) pagi. Setelah selesai minum, Abdullah masuk ke dapur rumahnya mencari makanan. Dia hanya melihat ada sisa nasi kemarin. Abdullah berang lalu mengamuk sambil memecahkan piring di dapur. Netti selaku istri terdakwa masuk dan dihardik Abdullah.

“Kalau aku makan nasi basi, kamu makan nasi basi juga!” teriak Abdullah. Netti terdiam lalu menyingkir masuk ke ruang tengah. “Kalau mau susah, biar susah sekalian!” teriak Abdullah lagi.

Dia kemudian mengambil jerigen ukuran lima liter berisi bahan bakar jenis pertalite yang biasanya dia gunakan untuk mencari ikan. Dengan emosi, Abdullah memyiramkan cairan bahan bakar itu ke kasur tempat tidur dan ada pula yang mengenai Netti sehingga dia cepat menyingkir. Abdullah lantas menyulut tempat tidur tersebut dengan korek api gas hingga mulai terjadi kebakaran dalam rumah.

Ternyata tidak hanya tempat tidur, api mulai membakar bagian rumah kayu tersebut. Abdullah yang akhirnya tersadar dengan panik berusaha memadamkan api di rumahnya tapi tidak berhasil. Api terus membesar dan menjalar ke puluhan rumah, tempat penitipan anak, bangunan sarang walet, dan warung. Akibat perbuatan terdakwa para korban mengalami kerugian dengan total sekitar Rp2 miliar. dre

Penulis: AndreEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *