Banjir Tumbang Nusa Meninggi

  • Bagikan
BANJIR TERUS NAIK - Debit air banjir di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, terus mengalami peningkatan, Rabu (17/1). Sejak pukul 10.00 WIB genangan air meninggi. Sebelumnya hanya 45 cm, kini naik 10 cm menjadi 55 cm.

PULANG PISAU/TABENGAN.COM– Debit air banjir di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, terus mengalami peningkatan, Rabu (17/1). Sejak pukul 10.00 WIB genangan air meninggi. Sebelumnya hanya 45 cm, kini naik 10 cm menjadi 55 cm.

Ruas Jalan Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, yang terendam banjir pun semakin panjang. Sebelumnya 80 meter, kini menjadi 150 meter. Kondisi ini tentu saja menyulitkan arus lalu lintas yang melewati jalur tersebut.

Jalan utama yang menghubungkan Kota Palangka Raya ke Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, bahkan dengan provinsi tetangga, Kalimantan Selatan mulai tersendat.

Personel TNI dalam hal ini Danramil, Polri dari Polsek Jabiren Raya, BPBD, Dishub, Dinas Kesehatan, Tagana dan relawan aktif membantu mengatur arus lalu lintas bersama, agar tidak terjadi kemacetan.

Kepala Pelaksana BPBD Pulpis H Salahudin mengatakan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan ketinggian debit air, khususnya di Jalan Trans Lintas Kalimantan.

“Ketinggian pagi ini sudah mencapai 55 cm. Naik 10 cm dari kemarin, dan untuk kendaraan roda 2 yang rendah masih menggunakan jasa angkot dengan pikap,” ujar Salahudin.

Menurut Salahudin, panjang jalan yang terendam terus meluas dan terpantau sekitar 150 meter. Namun, pagi kemarin arus lalu lintas tidak ada kemacetan, lancar, aman dan masih terkendali.

Data sementara, jumlah desa yang terdampak banjir di Kecamatan Jabiren Raya: Desa Tumbang Nusa 280 Kepala Keluarga (KK) dan 1.400 jiwa, Desa Tanjung Taruna 236 KK dan 810 jiwa, dan Desa Pilang 223 KK dan 892 jiwa.

Sedangkan banjir di Jalan Bukit Rawi, Desa Penda Barania, Pulpis, yang menghubungkan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Gunung Mas dan wilayah Barito, sampai kemarin, juga masih belum menunjukkan tanda-tanda surut. c-mye

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *