KPwBI Harap Banjir Tidak Pengaruhi Aktivitas Ekspor

  • Bagikan
Deputi KPwBI Kalteng Yudo Herlambang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Banjir yang kerap menimpa wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, membawa keprihatinan berbagai pihak, termasuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalteng.

Deputi KPwBI Kalteng Yudo Herlambang menyebutkan, musibah banjir yang terjadi sangat tidak diharapkan. Yudo menilai pemerintah daerah sebenarnya telah melakukan mitigasi dengan melebarkan gorong-gorong pembuangan air dan mengeruk sungai yang dangkal di beberapa titik.

Namun intensitas air hujan yang sangat tinggi dan terjadi hampir setiap hari, didukung rusaknya ekosistem lingkungan menjadi salah satu faktor terjadinya musibah banjir.

“Dan juga saya rasa instansi terkait akan melakukan evaluasi kembali, apakah terdapat masalah lain hingga menyebabkan banjir,” bebernya kepada Tabengan, Rabu (17/11).

Yang pasti, lanjut Yudo, apabila terjadi berturut-turut akan mengganggu mobilitas masyarakat, tentunya berdampak pada Konsumsi Rumah Tangga.

Dalam hal ini KPwBI Kalteng berharap banjir tidak mengganggu aktivitas ekspor barang dan jasa, termasuk pada aktivitas investasi yang saat ini mulai tumbuh.

Karena 2 komponen tersebut sangat besar kontribusi terhadap ekonomi Kalteng, selain realisasi anggaran yang konsisten sampai dengan akhir tahun.

“Dalam menangani dampak banjir yang dialami masyarakat, perlu dipikul bersama, sehingga tidak semakin menambah beban di tengah ekonomi yang berjuang pulih,” sarannya.dsn

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *