DPC PDIP Palangka Raya Bantu Korban Banjir

  • Bagikan
TABENGAN/RONNY GUNTUR BERBAGI - DPC PDIP Kota Palangka Raya melakukan bakti sosial membagikan nasi bungkus bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pahandut, Senin (16/11). 

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  DPC PDIP) Kota Palangka Raya kembali mengelar bakti sosial dengan membagikan 300 nasi bungkus di Kecamatan Pahandut. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian PDIP terhadap korban bencana banjir di wilayah bantaran Sungai Kahayan yang meluap sepekan terakhir.

Ketua DPC PDIP Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung bersama puluhan kader partai lainnya, turun langsung meninjau lokasi banjir di sejumlah titik di Jalan Kalimantan Gang Bunga Laut dan Gang Gembira, serta di Jalan Dr Murjani Gang Wijaya.

Tampak Nenie, yang juga wakil rakyat di DPRD Kota Palangka Raya bersama kader-kader PDIP kota setempat sejak pagi menelusuri titik banjir dengan menerobos air dan menenteng nasi bungkus untuk diberikan ke warga. Pihaknya juga turut memberikan sejumlah uang tunai kepada para pengungsi untuk dapat dipergunakan memenuhi kebutuhan selama di pengungsian.

TABENGAN/RONNY GUNTUR
BERBAGI – DPC PDIP Kota Palangka Raya melakukan bakti sosial membagikan nasi bungkus bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pahandut, Senin (16/11).

Nenie mengatakan, DPC PDIP Kota Cantik terpanggil memberikan bantuan berupa makanan ke warga lantaran melihat kondisi warga yang terkena banjir sangat sulit melakukan aktifitas.

“Ini bentuk kepedulian PDIP Kota Palangka Raya terhadap korban bencana banjir untuk meringankan beban masyarakat yang terkena musibah bencana alam, khususnya di Kecamatan Pahandut. Sebab hampir seluruh pemukiman warga yang berada di tepi Sungai Kahayan ini terendam air hingga ketinggian 1 meter. Mereka tidak bisa beraktifitas seperti biasa,” tutur Nenie.

Dirinya juga mengimbau kepada para korban banjir untuk lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi ujian akibat bencana alam ini. ”Apa yang sudah terjadi ini adalah ujian dari yang Maha Kuasa. Jadi kita harus bisa lebih sabar lagi. Karena kita yakin, di balik bencana pasti ada hikmahnya,” ucap Nenie.

Apa lagi, lanjutnya, saat ini virus Covid-19 masih mewabah. Bahkan ancaman penyakit yang menular melalui air saat banjir juga mengintai. Untuk itu ia mengimbau seluruh masyarakat agar selalu menjaga kebersihan.

”Sudah banyak langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Termasuk kita, juga mengingatkan agar apa yang menjadi imbauan pemerintah bisa diikuti agar dampak dari bencana ini bisa kita antisipasi seminimal mungkin,” pungkas Nenie. rgb

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.