Pemko Palangka Raya Izinkan PTM Terbatas Tingkat TK

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Akhmad Fauliansyah

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Setelah sebelumnya pada 1 November 2021, 21 sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Palangka Raya telah melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, kini sejumlah sekolah kembali mendapatkan rekomendasi untuk menggelar pembelajaran serupa.

Sebanyak 15 sekolah selain tingkat SD dan SMP, yakni tingkat Taman Kanak-Kanak/PAUD, sudah direkomendasikan untuk menggelar PTM Terbatas mulai 8 November 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Akhmad Fauliansyah menerbitkan surat rekomendasi pelaksanaan PTM Terbatas tahun pelajaran 2021/2022 No. 420/528/870.Um-Peg/XI/2021.

“Ada 3 SD, 8  SMP, dan 4 TK/PAUD yang kembali diberikan rekomendasi untuk pelaksanaan PTM Terbatas mulai Senin, dan akan dievaluasi berdasarkan tingkat risiko di daerah pada satuan pendidikan,” kata Fauliansyah.

Disebutkan, ke-15 sekolah itu antara lain SD Percobaan, SMPN 8, SDIT Al Ghazali dan SMP Katolik Santa Maria yang berada di Kecamatan Jekan Raya. Lalu di Kecamatan Pahandut ada SDIT dan SMPIT Sahabat Alam, SMPN 6, SMP NU, dan SMP Nusantara.

Sedangkan di Kecamatan Sabangau ada TK Panenga, TK Negeri Pembina Sebangau, TK Kejora, TK Beringin XI, SDN 2 Kereng Bangkirai, dan SMPN 7.

“15 Sekolah tersebut merupakan sekolah yang telah melakukan simulasi PTM Terbatas,” bebernya.

Untuk pelaksanaan PTM Terbatas, lanjut Fauliansyah, pihak sekolah diminta mempersiapkan daftar periksa, Standar Operasional Prosedur dari sekolah untuk melaksanakan PTM Terbatas.

Selain itu, sekolah harus menyiapkan Tim Satgas Covid-19 tingkat sekolah dan melakukan nota kesepahaman dengan Pskesmas terdekat serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Satuan Tugas Covid-19 tingkat Kecamatan.

Fauliansyah menambakan, satuan pendidikan harus memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan PTM Terbatas berupa kapasitas maksimal 50 persen untuk jenjang SMP dan SD serta 33 persen untuk jenjang PAUD. Kemudian seluruh guru dan tenaga kependidikan telah divaksin lengkap dan memiliki fasilitas yang mematuhi protokol kesehatan dan tim Satgas Covid-19 sekolah.

 

“Juga syarat yang wajib dipenuhi yakni mendapatkan persetujuan dari orang tua dan komite sekolah, selain itu mendorong peserta didik yang memenuhi syarat untuk mengikuti vaksinasi serta sebelum melaksanakan PTM terbatas. Termasuk untuk tingkat TK/PAUD ini,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Muhammad Aswani menyebutkan, selama pelaksanaan PTM Terbatas saat ini belum ada ditemukan penularan kasus Covid-19.

“Masih dalam kondisi aman. Belum ada indikasi akan adanya sebaran virus Covid-19 selama PTM Terbatas sepekan kemarin,” pungkasnya. rgb

 

Penulis: Ronny GunturEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.