Bocah SD Dicabuli Pamannya

  • Bagikan
ILUSTRASI/NET

SAMPIT/TABENGAN.COM – Dengan didampingi oleh neneknya, N, bocah berusia 12 tahun mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Parenggean, untuk melaporkan kasus pencabulan terhadap dirinya, Kamis (28/10) lalu.

Kepada polisi, siswi kelas IV SD itu mengaku menjadi korban pencabulan oleh pamannya sendiri, yakni Wahyudi (37). Peristiwa itu terjadi di Desa Bandar Agung, Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Parenggean AKP Supriyono membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pelaku sudah diamankan dan diproses. Di depan polisi, pelaku mengaku sudah 4 kali mencabuli keponakannya.

”Dari pengakuannya 4 kali. Dan korban selama ini memang tinggal di rumah pelaku,” kata Supriyono, Selasa (2/11).

Sementara, kasus ini terungkap saat korban ada berteriak meminta tolong, setelah pamannya masuk secara diam-diam ke kamar korban. Teriakan itu pun kemudian didengar sang nenek.

Lalu, korban akhirnya menceritakan apa yang terjadi. Hingga sang nenek terkejut dan membawanya ke Kantor Polisi untuk melaporkan perlakuan pamannya tersebut.

”Jadi, saat itu korban sedang tidur dan pamannya ada masuk ke kamarnya. Kemudian pakaian korban dilepas, hingga akhirnya meremas dada korban,” bebernya.

Atas perbuatan bejat pelaku, polisi akhirnya bergerak cepat untuk mengamankannya. Sedangkan pelaku telah diamankan ke Mapolsek Parenggean untuk diproses lebih lanjut.

”Saat ini yang bersangkutan sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya. c-prs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *