2022, Kobar Prioritaskan 4 Sektor Pembangunan

  • Bagikan
TABENGAN/YULIANTINI Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat diwawancarai wartawan usai menghadiri sidang paripurna.

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM– Tahun anggaran 2022, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menetapkan 4 sektor masuk skala prioritas pembangunan, dalam rangka percepatan pembangunan yang telah dituang dalam visi misi pasangan Nurani (Nurhidayah-Ahmadi Riansyah).

Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengatakan, 4 skala prioritas itu yakni bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemulihan ekonomi. Ke-4 bidang tersebut mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar, namun dalam perjalanannya nanti disesuaikan dengan anggaran.

“Prioritas pembangunan masih fokus pada pengembangan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat, apalagi saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga pemerintah daerah berkewajiban memprogram kegiatan untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Sebab, hampir 2 tahun ini pandemi Covid-19 telah mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Bupati menyampaikan, infrastruktur menjadi sasaran utama. Dengan adanya peningkatan infrastruktur ini menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena dengan kondisi  infrastruktur yang baik maka akan mendongkrak pembangunan sektor lainnya, baik pendidikan, kesehatan termasuk perekonomian masyarakat pun akan meningkat.

“Sebagai bahan pertimbangan kenapa infrastruktur masuk skala prioritas, mengingat jalan yang menjadi tanggung jawab kabupaten seluas 2.000 km dan yang diaspal baru mencapai 50 persen, tentunya anggaran daerah secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Hal itu bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat itu ada,” kata Bupati Kobar.

Dia juga mengatakan, mengingat anggaran daerah sangat terbatas, sementara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur, maka pemerintah daerah tetap menerapkan program konsorsium yang melibatkan pihak ketiga. Karena bagaimanapun pihak ketiga punya kewajiban membangun daerah melalui dana CSR.

“Program konsorsium ini merupakan kekuatan dalam mewujudkan kewajiban kami terhadap masyarakat, dan sinergitas antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan sangat penting dalam pembangunan. Yang membuat kami bangga, program konsorsium ini telah banyak diadopsi oleh kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah, bahkan tingkat nasional,” ujarnya. c-uli

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *