Pemkab Kapuas Fasilitasi Kepulangan Zakaria Sekeluarga

  • Bagikan
TERUS DIBANTU - Kepala Dinas Sosial Kapuas Budi Kurniawan ketika menyampaikan keterangannya kepada wartawan.TABENGAN/YULIANSYAH

Kadinsos: Ini Sudah Kali ke-3 Membantu Zakaria  

KUALA KAPUAS/TABENGAN.COM- Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kapuas tidak menutup mata dengan nasib yang menimpa warganya. Terkait kondisi Zakaria sekeluarga yang saat ini berada di Jakarta, Pemkab Kapuas siap memfasilitasi kepulangan mereka.

“Kalau hasil screening atau penjadwalan ulang rencana operasi  jantung dari pihak RS Harapan Kita ada kepastian yang jelas, maka yang bersangkutan akan dipulangkan terlebih dahulu, atau tetap diinapkan sementara di mess atau rumah singgah Pertamina A’afiyah Bazzma,” kata Bupati melalui Kepala Dinas Sosial Kapuas Budi Kurniawan, Rabu (27/10).

Dijelaskan, keberadaan Zakaria sekeluarga di Jakarta dalam hal pengobatan anaknya adalah kali ke-3 yang bersangkutan berangkat, dan ini juga selalu dibantu oleh Pemkab. Namun, tampaknya karena sudah kerap mendapatkan bantuan sehingga rasa minder dan segan itu muncul, lalu mengeluhkan kesulitannya.

“Terlepas dari rasa malu dan segan itu, pada dasarnya sebagaimana petunjuk Bupati, kita akan membantu kepulangan Zakaria sekeluarga,” ujar Budi saat dijumpai Tabengan di ruang kerjanya.

Namun demikian, lanjut dia, dari hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan sebagaimana penjadwalan ulang operasi yang akan dilakukan tahun depan, masih dalam tahap konfirmasi dengan pihak RS Harapan Kita. Dapat dinaikkan antreannya atau bisa dilakukan tahun ini.

“Jadi sementara menunggu hasil pastinya. Untuk sementara mereka akan tetap berada di sana atau pulang saja terlebih dahulu,” katanya.

Di tempat yang sama, Sujarwo, Kepala Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, mengatakan, untuk membantu warganya tersebut pihak Pemdes telah melakukan penggalangan dana, meringankan beban atau kesulitan yang dialami oleh Zakaria.

Itu pun sebenarnya sudah mereka lakukan sejak awal keberangkatan Fahru Razi didiagnosis kelainan jantung bawaan (KJB) oleh pihak RS Ulin Banjarmasin guna dirujuk ke RS Harapan Kita.

“Mudah-mudahan saja bantuan warga dan Pemdes Terusan Mulya ini dapat sedikit membantu meringankan beban mereka. Setidaknya seluruh lapisan warga selalu peduli kepada warga lainnya yang sedang  mengalami kesulitan, dan selalu kami terapkan di wilayah kami,” kata Sujarwo.

Sementara, sebagaimana pernyataan Zakaria yang sempat berupaya menemui Gubernur dan Wakil  Gubernur Kalteng pada saat keberangkatan yang ke-3 ini, ia sempat 2 hari berada di Palangka Raya.

Zakaria mencoba bertemu dengan keduanya guna menceritakan kesusahan mereka, baik di kantor maupun di kediamannya, namun saat disambangi selalu tidak ada kesempatan bisa bertemu. Selalu dijawab oleh penjaga baik di kantor maupun di rumah jabatan bahwasanya beliau sedang istirahat dan sedang tidur maupun sedang ada tamu. c-yul

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.