Harga Sawit Naik, Petani Sambut Gembira

Ilustrasi Sawit

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Harga sawit yang kembali meningkat mendapat tanggapan positif Ketua Umum Apkasindo Kalteng, JMT Pandiangan.

Dikatakannya, adanya kenaikan harga ini akan membuat gairah petani sawit, sekaligus memberi daya tarik pada masyarakat untuk menanam sawit guna menjamin ketahanan ekonomi masyrakat.

“Diketahui saat ini, harga sawit sekarang Rp2960 per kilogram,” katanya saat dikonfirmasi Tabengan, Jumat (22/10).

Selanjutnya, Pandiangan menambahkan, kenaikan harga sawit tentu sangat disambut gembira masyarakat petani sawit. Diharapkan naiknya harga sawit ini berlaku konstan, atau tidak ada fluktuasi.

“Di lapangan, para petani Kalteng perlu perbaikan. Meski ada kenaikan harga sawit, namun mereka tidak dapat panen secara maksimal karena awal menanamnya menggunakan bibit tidak baik. Nah ini menjadi tantangan bagi Apkasindo agar kedepan lebih aktif mengadakan sosialisasi pada kelompok tani tentang pemilihan bibit yang benar,” bebernya.

“Memang kondisi seperti ini juga menimpa para petani sawit di Riau pada awal-awal. Namun seiring dengan berkembangnya pemahaman petani dan perbaikan kondisi permodalan,  maka penggunaan bibit yang unggul dapat dilakukan. Harapan kita di Kalteng begitulah kedepannya,” sambung Pandiangan.

Sementara, Sekretaris Apkasindo DPW Kalteng Dandan Ardi menyampaikan hasil rapat penetapan harga TBS yang ditanda tangani Kabid Perlindungan Perkebunan Provinsi Kalteng.

Dimana HMS per September 2021 Rp11.368,25 / kg. HIS Sawit 6.026,63, untuk tanaman berumur 10-20 tahun, masa tanam 2011-2001. Sedangkan harga TBS Rp2.423,96.

“Kalau bulan Oktober, berkisar Rp2.500 sampai Rp3.000 per kilogram TBS,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Dandan Ardy mengatakan momentum harga TBS yang terus meningkat beberapa waktu terakhir ini, hendaknya dapat menjadi pemicu minat dan motivasi dari para petani pekebun untuk betul-betul secara serius mengurus kebunnya, prospek energi dari bahan nabati memiliki potensi yang sangat menjanjikan di masa masa mendatang.

Seiring semakin menipisnya cadangan energi berbahan fosil, dan dengan membaiknya harga TBS sawit maka akan membawa sejahtera bagi petani sawit dan pekerja-pekerja yang ada bekerja di kebun masyarakat.dsn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.