Saleh Ditangkap Lagi, Barbuk 200 Gram

  • Bagikan
DITANGKAP  Saleh (baju oranye kiri) saat dihadirkan BNNP dalam giat pemusnahan dan deklarasi Kampung Ponton Bersinar. ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Tertangkapnya Saleh pada operasi penggerebekan yang dilakukan BNNP Kalteng di Jalan Rindang Banua, Kamis (21/10/2021) kemarin menjadi awal dari upaya pembersihan Kampung Ponton dari narkoba.

BNNP Kalteng memastikan akan memberangus habis penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut dan menghukum seberat-beratnya Saleh, bandar narkoba yang cukup terkenal di Kota Palangka Raya.

“Kita akan koordinasi ke kejaksaan agar tersangka Saleh bisa dihukum seberat-beratnya,” tegas Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Roy Siahaan, Jumat (22/10/2021) siang.

Ia mengatakan dari pengungkapan terhadap Saleh, pihaknya mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 200 gram yang disimpannya di laci dalam kamar. Sejumlah senjata tajam juga diamankan dalam penggerebekan.

“Dari pengembangan kita terhadap tersangka, 200 gram sabu ini awalnya sebanyak 500 gram. 300 gram lainnya telah terjual sebelum penggerebekan,” katanya.

Dijelaskan kembali, berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka juga terungkap bahwa sebelumnya sempat menjual sabu seberat satu kilogram. Bandar besar penyuplai sabu ke tangan Saleh diketahui berada di Banjarmasin.

“Tertangkapnya Saleh yang kita kenal sebagai gembong narkoba berawal kegiatan penyelidikan selama beberapa hari. Gembongnya telah kita tangkap, kami akan kembangkan ke semua jaringannya. Dari bawah sampai ke atas,” tuturnya.

Roy menegaskan kembali jika di kampung Ponton peredaran narkoba sangat bebas. Hal ini diketahui dengan banyaknya warga yang positif usai menjalani tes urine.

“kami khawatir Saleh ini memang memiliki pengaruh di kampung Ponton. Kalau ada perangkat RT  yang terkait atau terlibat dengan Saleh, maka akan kami proses,” pungkasnya.

Upaya menjadikan Kampung Ponton bebas dari narkoba ditandai dengan pemusnahan barang bukti narkoba seberat satu kilogram oleh BNNP Kalteng di Pelabuhan Rambang, kawasan setempat.

Didampingi Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, BNNP juga mendeklarasikan Kampung Ponton siap menjadi Kampung Bersinar (Bersih dari narkoba). fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *