WABAH  

UPDATE AFRICAN SWINE FEVER-19 Ekor Babi di Basarang Ditemukan Terpapar

DITANGANI - Sejumlah babi mati mendadak di di Kecamatan Basarang Kabupaten Pulang Pisau.ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN – Pemerintah Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kalteng terus melakukan  penelusuran terkait dengan penyebaran virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Kalteng Paturrahman, menjelaskan, tim terus melakukan penelusuran atas penyebaran virus ASF di Kalteng. Hasil penelusuran yang dilakukan tim, ada kasus baru di Kecamatan Basarang Kabupaten Pulang Pisau.

Hasil pemantauan, kata Patut Rahman, ada terdapat 19 ekor babi terpapar virus ASF. Dari 19 ekor tersebut, tujuh diantaranya terpaksa dikuburkan, karena ditemukan terpapar dalam keadaan sudah mati. Sementara sisanya yang masih hidup terpaksa dijual dalam kondisi sakit.

“Tim terus melakukan pemantauan terhadap ternak babi milik warga yang terpapar ASF di semua daerah. Di wilayah Basarang, babi yang terpapar dan mati, segera dikuburkan. Sementara, ternak yang berdekatan dengan ternak lain yang terpapar akan dipantau. Apabila dalam 2 bulan ternyata aman, makan akan diambil sampel darahnya,” kata Paturrahman, saat menyampaikan informasi terbaru penyebaran virus ASF pada ternak babi di Kalteng, Rabu (20/10) di Palangka Raya.

Ini menjadi sampel, lanjut Paturrahman, untuk dilakukan pengujian nantinya. Darah babi yang tidak terpapar meskipun berdekatan  dengan yang terpapar akan dijadikan sampel uji, untuk dijadikan vaksin. Pemantauan yang dilakukan guna memastikan bahwa kondisinya memang kenal terhadap virus.

Babi di Basarang yang ditemukan terpapar, ungkap Paturrahman, diduga berasal dari Palangka Raya. Sekarang tim terus menelusuri daerah mana saja yang kemungkinan ada terdapat lagi. Sebagai catatan, virus ASF yang menyerang ternak babi ini memiliki vektor atau penyebar mekanis, yakni nyamuk dan tikus. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.