PPKM Palangka Raya Turun Level 2

  • Bagikan
Foto Fairid Naparin dan Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Palangka Raya sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 48/2021, secara resmi berakhir pada 18 Oktober lalu.

Sebagai tindak lanjutnya, pemerintah pusat kembali menerbitkan Inmendagri Nomor 54/2021 tentang PPKM Level 1, 2 dan 3 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Khusus Kalimantan Tengah, mendapat instruksi untuk menerapkan PPKM Level 2 dan 3 pada sejumlah wilayahnya.

Wali Kota sekaligus Ketua Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, Kota Cantik kali ini telah turun level PPKM menjadi level 2.

Alhamdulillah PPKM kita turun level setelah adanya pelandaian kasus yang cukup konsisten dalam beberapa waktu terakhir,” ungkap Fairid, Selasa (19/10).

Fairid menjelaskan, penetapan level PPKM di daerah merupakan kewenangan pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah akan menindaklanjuti melalui edaran kepala daerah yang berisi tentang penyesuaian regulasi sesuai kondisi warga setempat.

Walaupun adanya penurunan level PPKM, Fairid meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin dan ketat dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat Kota Palangka Raya saya minta jangan lengah dan terlena dalam menerapkan prokes, apalagi sampai euforia berlebihan. Senang dan bersyukur boleh, tapi masker dan jaga jarak harus selalu dijalankan. Penegakan prokes juga akan tetap kami dilakukan secara ketat,” tegasnya.

Pada PPKM Level 2 ini, lanjut Fairid, sejumlah kebijakan sebagaimana yang diatur dalan Inmendagri 54/2021 antara lain diperkenankannya dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial juga dapat beroperasional 100 persen dengan wajib menerapkan prokes ketat.

“Juga jam pembatasan pada kegiatan perekonomian akan tetap berlaku. Namun, akan Pemko tindak lanjuti dengan menerbitkan edaran yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat,” jelas Fairid.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa mengingatkan masyarakat tidak terlena dan mengabaikan prokes.  Semua pihak wajib mengantisipasi kemungkinan adanya gelombang ketiga dari penyebaran virus tersebut.

Kabid Dokkes Polda Kalteng Kombes Pol Danang Pamudji menerangkan, turunnya angka penyebaran Covid-19 hingga penurunan PPKM menjadi level 2 berkat dukungan semua pihak yang mulai sadar akan pentingnya prokes dan vaksinasi.  rgb/fwa

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *