SENGKETA TANAH -Warga Akan Gugat Pejabat TUN

  • Bagikan
ILUSTRASI/NET

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Berawal dari sengketa tanah di Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya, sejumlah warga berencana mengadukan pejabat Tata Usaha Negara (TUN) ke jalur hukum.

“Dalam waktu dekat ini kami akan menggugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangka Raya,” ungkap Mahdianur selaku Ketua Tim Kuasa Hukum warga, Minggu (17/10).

Mahdianur merupakan Kuasa Hukum bagi Aya Rika, Ernie dan Harison Limin. Aya Rika mengaku sebagai pemilik sebidang tanah seluas 10.000 meter persegi di Jalan Yos Sudarso.

Tanah kemudian dipecah menjadi Surat Pernyataan Tanah (SPT) atas nama Aya Rika, dengan Nomor Surat: 594/1.194/BAP/PEM-VII/2009 dan Nomor: 594/1.195/BAP/PEM-VII/2009, tanah milik Ernie dengan Nomor Surat: 594/1.193/BAP/PEM-VII/2009, dan tanah milik Harison Limin, berdasarkan jual beli dari Aya Rika yang diatasnamakan Ana yang merupakan saudari dari Aya Rika dengan Surat Nomor: 594/1.197/BAP/PEM-VII/2009.

Ternyata, para klien Mahdianur mendapati tanah tersebut juga diklaim pihak lain. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palangka Raya juga telah menerbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM) pada tanah tersebut atas nama orang lain.

Para pemilik SPT saat ini masih melakukan proses pembuktian melalui sidang Perbuatan Melawan Hukum melalui Pengadilan Negeri Palangka Raya. Sedangkan rencana gugatan ke PTUN akan dilakukan karena terbitnya SHM pada lahan milik klien Mahdianur.

Sebagai objek sengketa adalah 3 buah SHM  yang diterbitkan oleh BPN Kota Palangka Raya yang Mahdianur duga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Maka Penggugat akan bermohon kepada Majelis Hakim TUN untuk membatalkan SHM tersebut. Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan daftarkan gugatan TUN ke PTUN Palangka Raya,” pungkas Mahdianur. dre

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *