Umat Katedral Rayakan Pesta Perak Pastor Silvanus Subandi

  • Bagikan
Pastor Silvanus Subandi Pr

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM – Sempat mengalami penundaan selama tiga kali akibat  perpanjangan PPKM di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu, akhirnya Umat Paroki Katedral Santa Maria Palangka Raya dapat melaksanakan Perayaan Ekaristi atau Misa Syukur atas ulang tahun ke-25 tahun Pentahbisan Imamat Pastor Silvanus Subandi  Pr, di Gereja Katedral, Jumat (15/10) sore.

Meski tampak sederhana, Perayaan Misa Syukur ini tampak cukup meruah dengan iring-iringan tari giring-giring kaum ibu menghantar Uskup dan Para Pastor menuju Altar Katedral.

Misa syukur Pesta Perak Imamat Pastor Bandi, sapaan akrab Imam Projo Putera Dayak asal Desa Pepas, Kabupaten Barito Utara ini, dipimpin Uskup Palangka Raya Mgr. Aloysius Sutrisna Atmaka, MSF.

Pesta Perak Imamat merupakan suatu acara ungkapan syukur atas 25 tahun Perjalanan dan Pengabdian Seorang Imam (Pastor) dalam pelayanan kepada gereja dan pelayanan iman kepada umat.

Dalam kotbahnya, Aloysius Sutrisna Atmaka menekankan, pesta perak ini merupakan rasa syukur kegembiraan dan kebahagiaan kepada Tuhan Allah. Tentunya ini menjadi motivasi dan menginspirasi bagaimana mereka tetap setia dalam panggilan imamatnya. Di dalam perjalanan menjadi imam tentunya penuh liku-liku dan perjuangan, oleh karena itu kami berharap para imam tetap setia dalam melayani umat dengan penuh kasih sayang, sebagaimana Allah mengasihi manusia sebagai ciptaanNya yang paling sempurna.

25 tahun lalu, Pastor Silvanus Subandi, Pr. yang saat in me jabta Vikaris Jendral Keuskupan Palangka Raya merupakan putera asli Desa Pepas ditahbiskan menjadi Imam oleh Mgr FX Prajasuta MSF. Saat itu, tahbisan dilaksanakan di arena terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, pada 14 Juli 1996 silam.

Dia menjadi putera asli Barut yang pertama menjadi pastor sekaligus pastor pertama yang ditahbiskan di Muara Teweh.

Perayaan Ekaristi syukur 25 tahun Imamat Pastor Bandi yang dilaksanakan dengan nuansa inkulturasi Dayak Dusun, Maanyan, dan Lawangan yang digagas Kerukunan Dusmala Katedral ini dipimpin Uskup Palangka Raya Mgr Aloysius M Sutrisnaatmaka MSF, didampingi Pastor Paroki Patrisius Alu Tampu, Pr serta para Pastor dari Keuskupan Palangka Raya dan umat dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. tho

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *