Gagal Curi Kendaraan, Pria Ini Divonis 2 Tahun

  • Bagikan
Ilustrasi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– Muhammad Waldani mendapat vonis penjara selama 2 tahun dalam sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Rabu (13/10/2021).

Berawal dari niat mengunjungi keluarga, Waldani justru mencuri sepeda motor milik M Nuraini namun akhirnya tertangkap oleh warga.

Waldani bertemu Aditya di SPBU Matraman Martapura Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (7/7/2021) malam. Aditya mengajak Waldani menemaninya ke Palangka Raya untuk menjenguk keluarganya. Keduanya berangkat ke Palangka Raya dengan menumpang truk dan tiba di Jalan Adonis Samad, Kamis (8/7/2021) pagi.

Namun. Aditya tidak bertemu dengan saudaranya yang ternyata sedang keluar rumah. Keduanya lalu berniat pulang ke Martapura dan berjalan kaki hingga ke Jalan Mahir Mahar untuk mencari tumpangan. Saat berjalan melewati sebuah warung milik korban, Aditya memberitahu kepada Waldani bahwa ada sepeda motor yang kuncinya masih menempel. “Beranilah ambil?” tantang Aditya. “Biar kucoba,” jawab Waldani.

Aditya kemudian pura-pura membeli minuman dingin di warung tersebut sambil melihat dan mengawasi situas. Waldani langsung menuju samping warung berpura-pura kencing ke belakang sambil mendekati sepeda motor merk Honda Beat milik korban.

Dia langsung memutar sepeda motor tersebut dan menghidupkan mesinnya kemudian bersama Aditya langsung pergi membawa sepeda motor tersebut ke arah Kalampangan.

Ternyata aksi mereka dipergoki oleh Idang yang saat itu berjaga di warung. “Maling motor!” teriak Idang sehingga warga lain termasuk korban  mendengar.

Korban bersama Alpianor berhasil memepet Waldani dan Aditya hingga mereka terjatuh. Waldani dan Aditya lari bersembunyi ke semak-semak belakang warung. Warga akhirnya berhasil menangkap Waldani namun Aditya meloloskan diri.

Aparat Polsek Pahandut yang menerima perkara tersebut menjerat Waldani dengan ancaman pidana dalam Pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP tentang pencurian. dre

Penulis: AndreEditor: Hil
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *