Penganiaya Vaksinator Covid-19 Divonis 4 Bulan Penjara

  • Bagikan
Terdakwa pemukul petugas vaksinasi Covid-19 saat sidang di Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (12/10/2021). ANDRE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM- Sarunay yang memukul vaksinator atau petugas vaksinasi Covid-19 gara-gara tidak mendapat blangko vaksin kini terpaksa menerima pidana penjara selama 4 bulan.

“Menyatakan terdakwa Sarunay telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan,” ucap Hakim Ketua Majelis dalam persidangan Pengadilan Negeri Palangka Raya, Selasa (12/10/2021).
Perkara berawal ketika Sarunay mendatangi Posko tempat pelaksanaan vaksinasi di depan rumah Lurah Bukit Sua Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Senin (5/7/2021) siang. Saat Sarunay meminta blangko pendaftaran kepada petugas yang berada di meja 1, namun tidak diberikan.

Petugas beralasan blangko dengan kuota 60 orang warga Bukit Sua sudah habis. Sarunay pergi ke rumah lurah untuk protes, namun menerima penjelasan yang sama jika kuota untuk warga Bukit Sua sudah habis. Dia mendatangi kembali petugas pendaftaran yang berada di meja 1 namun tetap tidak bisa mendapatkan formulir dengan alasan yang sama.

Sarunay menjadi emosi dan  menghambur barang di atas meja pendaftaran yang terdiri dari kertas, alat tensi dan pengukur suhu tubuh tersebut, habis berantakan. Ketika melihat Oksa hendak mendekatinya, Sarunay mengambil kursi lipat dan memukulkan kursi tersebut ke arah kepala Oksa.

Namun, Oksa berhasil menangkisnya dengan tangan kanan. Akhirnya warga bersama Bhabinkamtibmas datang melerai dan selanjutnya Oksa melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwenang untuk diproses lebih lanjut. Berdasar hasil visum, Oksa mengalami kekerasan benda tumpul dan mengakibatkan bengkak pada jari telunjuk kanan yang mengakibatkannya sulit untuk melakukan tugas menyuntikan vaksin pada warga.

“Saya mohon keringanan hukuman. Saat itu saya khilaf,” pinta Sarunay pada Majrlis Hakim dalam pembelaannya. Majelis Hakim akhirnya menyatakan Sarunay terbukti memenuhi unsur ancaman pidana dalam Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan ringan. dre

 

Penulis: AndreEditor: Haris Lesmana
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *