Jangan Lupakan Hubungan dengan Alam

  • Bagikan
PELESTARIAN - Anggota DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang memberikan masukan atas  kondisi lingkungan yang dihadapi Kalteng, khususnya berkenaan dengan masalah orangutan.ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.COM– The Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) menaruh perhatian serius pada upaya pelestarian Orangutan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Program Mawas, didorong BOSF untuk konservasi orangutan dan habitatnya.

Mengambil tema ‘Dampak Pembangunan Jalan Terhadap Populasi dan Habitat Orangutan dan Satwa Liar Lainnya di Blok E Eks PLG’, BOSF mengajak Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng Agustin Teras Narang bersama dengan Sekretaris Bappeda Kabupaten Kapuas Budi, Pimpinan BOSF Jamartin Sihite, untuk memberikan masukan atas  kondisi lingkungan yang dihadapi Kalteng, khususnya berkenaan dengan masalah orangutan.

Teras Narang mengatakan, perbedaan setiap insan Kalteng pada akhirnya akan menjadi satu ketika sudah berada di dalam rumah kebersamaan bernama Huma Betang. Dalam hal pembangunan, ia sepakat bahwa mesti diperlukan. Terlebih bila Indonesia ingin masuk dalam 5 negara dengan perekonomian terbesar.

“Saya ingatkan juga kita punya komitmen pada pengurangan emisi gas rumah kaca. Sehingga pembangunan mesti dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Menghindari kawasan-kawasan yang memang harus kita pertahankan. Apalagi bila di sana ada habitat orangutan dan hewan liar serta keragaman flora fauna Kalteng lainnya,” kata Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini, saat diskusi bersama BOSF terkait masalah lingkungan, Minggu (10/10), via zoom meeting.

Sejak awal, tegas Teras, dari 2005 saat dipercaya menjadi pelayan rakyat di Kalteng, masalah lingkungan telah jadi perhatian serius semasa menjabat. Karena melihat ke depan, dengan perkembangan kemajuan daerah, dengan sumber daya alam serta hutannya yang harus terus dilestarikan.

“Pembangunan tidak boleh melupakan nilai-nilai hubungan dengan alam, dengan Yang Maha Kuasa dan sesama kita. Gampang menyampaikan, tidak mudah dalam implementasi. Tapi akan menjadi mudah kalau ada kebersamaan. Dengan semangat huma betang, dengan spirit kebersamaan, kolaborasi, gotong royong, ayo kita pikirkan dan laksanakan,” katanya.

Pembangunan mesti jalan, tapi lingkungan juga mesti tetap dipelihara. Teras selalu bilang, orangutan sobatnya kita. Kita ingin hidup mereka juga lestari, sebagaimana kita juga ingin hidup. Itulah gunanya ada sinergi dalam semangat huma betang, semangat kebersamaan, semangat gotong royong, menuju kehidupan yang damai, sejahtera dan lingkungan yang indah serta lestari.ded

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *