Jaya-Efrensia Serius Bangun Perikanan Gumas

  • Bagikan
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing

KUALA KURUN/TABENGAN.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) di bawah kepemimpinan Bupati Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing terus melakukan berbagai terobosan dalam membangun Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Di bidang perikanan, Pemkab Gumas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), beberapa waktu lalu menyalurkan benih benih dan pakan ikan bagi kelompok pembudidaya ikan di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun.

BENIH- Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama Wakil Bupati Efrensia LP Umbing saat menebar benih ikan di kolam milik pembudidaya di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun, Selasa (5/10).ISTIMEWA

Di sela-sela penyaluran bibit ikan tersebut, Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan, penyaluran bibit ikan beserta pakan untuk masyarakat tersebut merupakan salah satu upaya yang mendukung pembangunan di bidang perikanan dan salah satu prioritas pembangunan daerah tahun 2019-2024 dengan Smart Agro.

“Kami ingin penyaluran benih dan pakan ikan ini jangan hanya seremonial dan ikut-ikutan saja, tetapi harus diniatkan dalam pengelolaan budidaya yang lebih tekun, ulet, serius dan diperhatikan,” kata Jaya di sela-sela penyerahan bibit ikan di Kantor Desa Hurung Bunut, Selasa (5/10).

Dikatakan, memasuki tahun ketiga pelaksanaan Smart Agro, Pemkab Gumas tetap konsisten dalam mendukung program yang dicanangkan dinas terkait, demi mencapai terciptanya ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam penyaluran benih dan pakan ikan ini harus benar-benar fokus di satu tempat dulu, dan jangan asal disalurkan ini sangat penting agar pengembangannya bisa lebih optimal,” ungkapnya.

Dia menuturkan, Gumas memiliki potensi perikanan yang sangat luas. Ada 4 bendungan yang mendukung untuk pengairan kolam, di antaranya Bendungan Sekata Juri Kuala Kurun, Bendungan Bunut di Desa Hurung Bunut, Bendungan Sekata Tewah di Kelurahan Tewah, dan Bendungan Gohong Rawai di Jakatan Raya.

“Kita memiliki Balai Benih Ikan (BBI) sebagai penghasil benih ikan yang unggul. Luas lahan untuk kolam ikan masih sangat luas. Jadi yang perlu kita bangun adalah keinginan dan kemampuan dalam pengelolaan usaha budidaya tersebut,” lanjut Jaya.

Dia mengharapkan agar kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut bisa memanfaatkannya dengan lebih tekun, ulet dan serius serta terus meningkatkan keterampilan melalui pelatihan usaha budidaya ikan yang handal, sukses dan mandiri, demi meningkatkan pendapatan keluarga, pemenuhan gizi keluarga, serta memberikan dampak yang baik untuk kesejahteraan keluarga.

“Kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa mari bersama mendukung apa yang sudah dilaksanakan DPKP, khususnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar apa yang sudah dilaksanakan tetap berjalan serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Terpisah, Kepala DPKP Gumas Hansli Gonak mengatakan, di 2021 sudah disalurkan benih dan pakan ikan kepada 18 kelompok pembudidaya. 12 kelompok dari Dana Alokasi Umum (DAU) Murni DPKP, 3 kelompok dari dana aspirasi Dewan dan 3 kelompok dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Kemudian 9 kelompok pembudidaya sudah disalurkan dan 9 kelompok pembudidaya lainnya akan disalurkan dalam waktu dekat.

“Jumlah benih ikan yang kami salurkan tahun 2021 sebanyak 252 ribu ekor, terdiri dari benih ikan nila 42 ribu ekor, benih ikan gurami 77 ribu, benih ikan patin 46 ribu dan benih ikan lele sebanyak 85 ribu. Sedangkan pakan ikan yang disalurkan sebanyak 32 ton. Penyalurannya mendapatkan pendampingan dari Tim Kejaksaan Negeri (Kejari),” ungkapnya. c-hen

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *