Bengkel Terbakar 4 Mobil Hangus

  • Bagikan
TERBAKAR  - Bengkel Mobil di Jalan Kawitan, Pangkalan Bun terbakar.TABENGAN/YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM – Bengkel mobil Arifin di Jalan Kawitan RT 5 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (6/10) sore dilalap si jago merah, Akibat insiden ini, pemilik dilaporkan mengalami kerugian ratusan juta bahkan kurang lebih mendekati Rp1 miliar.

TERBAKAR  – Bengkel Mobil di Jalan Kawitan, Pangkalan Bun terbakar.TABENGAN/YULIANTINI

Arifin menjelaskan, dirinya belum berani memastikan kebakaran berasal dari mana, namun pada saat dirinya sedang  bekerja dibelakang, dia melihat ada asap, kemudian keluar dan melihat ada sampah terbakar disamping kiri bengkel miliknya.

“Begitu saya keluar tidak lama kemudian saya masuk lagi dan bekerja, sekitar 15 menit  kalau tidak salah tiba-tiba ada api didepan bengkel dan langsung membakar bengkel saya,” ujar Arifin.

Arifin belum bisa memastikan karena masih ada beberapa mobil yang terbakar di dalam, sementara yang berhasil diselamatkan ada 3 mobil. Dan diiperkirakan ratusan juta, bisa-bisa mendekati Rp1 miliar.

Sementara itu Kepala Dinas Sat Pol PP dan Damkar Kobar Mejerum melalui Kabid Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono menjelaskan, begitu pihaknya mendapatkan laporan peristiwa kebakaran itu, langsung menurunkan armada 7 armada pemadam kebakaran.

Dwi Agus menjelaskan juga dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa atas peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB tersebut, namun kerugian materil dialami korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Diantaranya 4 unit mobil dan 1 motor matic hangus terbakar.

“Untuk penyebabnya kita masih belum tau, hingga saat ini pihak berwenang masih mendalami dan pendataan, tidak ada korban dalam peristiwa ini,” kata Dwi Agus Suhartono .

Lanjutnya, kronologis kejadiannya, menurut keterangan korban Arifin Budi Ruswanto, pada saat kejadian ia duduk berdua dengan rekannya. Saat itu temannya melihat asap, kemudian korban masuk ke dalam bengkel untuk menghidupkan kipas angin agar asap tidak masuk ke dalam rumah, dikarenakan terdapat burung.

Namun sewaktu korban masuk ke dalam rumah, api sudah menyala di bagian dapur, kemudian korban teriak minta tolong dan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun tidak berhasil.

“Dalam keadaan panik, korban berusaha menyelamatkan beberapa mobil konsumen yang berada di bengkel, dan karena banyak bahan mudah terbakar dan juga bengkel yang terbuat dari kayu, api pun cepat membesar. Jadi sekitar pukul 17.40 WIB barulah selesai penangan,” pungkasnya. c-uli

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *