Kejari Geledah KPU Kapuas

  • Bagikan
GELEDAH- Tim penyidik Kejari Kapuas menggeledah Kantor KPU Kapuas, Rabu (6/10). TABENGAN/YULIANSYAH

KUALA KAPUAS/TABENGAN.COM– Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas menggeledah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kapuas, Rabu (6/10). Tim yang dipimpin Kasi Pidsus Kejari Kapuas Stirman Eka Putra itu datang untuk melengkapi data dan berkas pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan KPU Kapuas terkait dana hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020  yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi senilai Rp40 miliar.

Dari pantauan Tabengan, tim Kejari tiba pukul 10.20 WIB langsung memasuki ruang Sekretaris KPU Kapuas Oktovianus, dan dihadapi langsung oleh yang bersangkutan. Mereka mengambil dan mengamankan beberapa berkas dokumen yang dianggap penting sebagai pendukung penyidikan.

Selain menggeledah ruang Sekretaris KPU Kapuas, tim Kejari juga menggeledah ruang Arsip Data, Bendahara dan Aula laporan kegiatan KPU yang berada di ruang depan pintu masuk.

Setelah puas mengobok-obok Kantor KPU Kapuas, tim Kejari keluar membawa 11 bok  kecil dan 1 bok besar serta 1 koper besar yang kemudian langsung dibawa masuk ke bagasi mobil dengan pengawalan aparat kepolisian Polres Kapuas.

Tepat pukul 12.00 WIB,  tim gabungan Kejari yang terdiri dari Kasi Pidsus,  Pidum dan Intel, usai melakukan penggeledahan langsung meninggalkan Kantor KPU Kapuas.

“Dari giat yang kita lakukan saat ini adalah untuk mencari berkas atau dokumen-dokumen  pendukung terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum KPU Kapuas. Dalam hal  ini kita selaku penegak hukum dari Kejari Kapuas akan bekerja secara profesional. Tidak ada ampun bagi mereka yang berani melakukan korupsi, kita akan tindak tegas,” kata Stirman.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kapuas Jamilah M  saat dikonfirmasi mengatakan, pada dasarnya mereka menghormati apa yang dilakukan oleh aparat hukum dan sepenuhnya menyerahkan permasalahan ini kepada hukum.

Ketika ditanya terkait perihal apa sampai Kejari Kapuas melakukan penggeledahan, dengan gamblang Jamilah mengaku belum  mengetahui secara pasti. c-yul

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *